Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Perkembangan Kasus Covid-19 di Aceh Jadi Perhatian Pemerintah

Satgas Penanganan Covid-19 akan bekerja sama dengan pemerintah daerah di Aceh untuk menekan kasus penularan virus Corona.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 06 Agustus 2020  |  18:11 WIB
Petugas medis dari Tim Gugus Penanggulangan Pencegahan Covid-19 Nagan Raya melakukan tes cepat kepada 100-an warga di sebuah desa di Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, Aceh karena sebelumnya diduga ikut memandikan jenazah positif Covid-19 dan melayat ke rumah duka, Senin (3/8/2020).  - Antara
Petugas medis dari Tim Gugus Penanggulangan Pencegahan Covid-19 Nagan Raya melakukan tes cepat kepada 100-an warga di sebuah desa di Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, Aceh karena sebelumnya diduga ikut memandikan jenazah positif Covid-19 dan melayat ke rumah duka, Senin (3/8/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 memperhatikan lonjakan kasus virus Corona (Covid-19) di Provinsi Aceh yang terjadi dalam satu pekan terakhir. Pasalnya wilayah ini mencatat kenaikan kasus hingga lebih dari 12 kali lipat, atau dari 21 pasien Covid-19 menjadi 259 pasien Covid-19.

“Mohon agar pemerintah daerah bersama dengan Satgas [Covid-19] berkoordinasi agar kondisi bisa membaik,” kata Juru Bicara dan Ketua Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (6/8/2020).

Wiku menjabarkan bahwa ada dua kabupaten/kota di Aceh yang beralih dari tidak terdampak menjadi zona dengan risiko rendah. Pada saat yang sama juga ada 4 kabupaten/kota yang tidak ada kasus mejadi kawasan risiko sedang. Selain itu, ada 8 kabupaten/kota yang dari risiko rendah naik menjadi risiko sedang.

Sementara itu, berdasarkan laporan harian Satgas Penanganan Covid-19, pada hari ini ada penambahan 41 kasus positif di Aceh. Dengan demikian, total kasus positif di provinsi tersebut menjadi 483 kasus.

Untuk kasus sembuh, pada hari ini tidak ada penambahan, sehingga totalnya saat ini masih 91 orang. Begitu pula dengan kasus meninggal di Aceh pada hari ini tak ada penambahan. Total kasus meninggal di Aceh hingga saat ini 18 orang.

Adapun, secara nasional Satgas Covid-19 mengatakan bahwa terjadi perubahan zonasi virus Corona di sejumlah wilayah. Data ini diperoleh dari 33 provinsi, karena belum menerima data lengkap dari Jawa Timur.

Satgas mencatat zona risiko tinggi turun dari yang sebelumnya 44 wilayah menjadi 33 wilayah. Begitu pula dengan zona rendah yang turun dari 178 menjadi 163 wilayah. Namun, zona risiko sedang naik dari 160 menjadi 194 wilayah.

Wiku menjelaskan bahwa zonasi tersebut dibagi berdasarkan risiko penularan virus Corona dengan pembobotan pada indikator kesehatan masyarakat. Di dalam ada 3 kategori besar, yakni pelayanan kesehatan, surveilance kesehatan, dan epidemiologi.

“Zonasi ini berkerja sebagai tanda waspada atau alert bagi semua pihak bagi pemeritah pusat, daerah, dan masyarakat selama pandemi ini masih terjadi,” ujarnya.

Sementara itu, per 6 Agustus 2020, Satgas Covid-19 mencatat penambahan kasus terkonfirmasi positif virus Corona di Indonesia sebanyak 1.882 orang, sehingga total pasien positif Covid-19 menjadi 118.753 kasus.

Pada saat yang sama jumlah pasien yang sembuh bertambah 1.756 orang, sehingga totalnya menjadi 75.645 orang. Jumlah pasien Covid-19 yang meninggal akibat virus Corona bertambah 69 orang, sehingga totalnya menjadi 5.521 orang.

Adapun, hari ini Satgas Covid-19 melaporkan ada 91.219 orang yang berstatus suspek. Angka tersebut lebih rendah jika dibandingkan hari sebelumnya yaitu 94.593 orang.

Selain itu, pada hari ini telah dilakukan pemeriksaan terhadap 29.375 spesimen. Realisasi uji virus ini masih di bawah target pemerintah, yakni 30.000 spesimen per hari.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aceh Virus Corona covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top