Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Update Corona 4 Agustus: Uji Spesimen Masih di Bawah Target Jokowi

Jumlah spesimen yang diperiksa pada Selasa (4/8/2020) sebanyak 22.902 spesimen atau di bawah target baru pemerintah yaitu 30.000 spesimen per hari.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 04 Agustus 2020  |  16:40 WIB
Dokter patologi klinik menunjukkan cara kerja alat Polymerase Chain Reaction (PCR) di Ruang Ektraksi DNA dan RNA Laboratorium Mikrobiologi RSUD Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (20/6/2020). Pengoperasian alat PCR yang dapat memeriksa 1.000 sampel tersebut, diharapkan bisa mempercepat waktu untuk mengetahui hasil pemeriksaan pasien yang diduga terinfeksi virus corona atau COVID-19 di Sidoarjo. ANTARA FOTO - Umarul Faruq
Dokter patologi klinik menunjukkan cara kerja alat Polymerase Chain Reaction (PCR) di Ruang Ektraksi DNA dan RNA Laboratorium Mikrobiologi RSUD Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (20/6/2020). Pengoperasian alat PCR yang dapat memeriksa 1.000 sampel tersebut, diharapkan bisa mempercepat waktu untuk mengetahui hasil pemeriksaan pasien yang diduga terinfeksi virus corona atau COVID-19 di Sidoarjo. ANTARA FOTO - Umarul Faruq

Bisnis.com, JAKARTA – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat pemeriksaan spesimen pada Selasa (4/8/2020) sebanyak 22.902 spesimen. Angka tersebut membuat total spesimen yang diperiksa secara kumulatif mencapai 1.575.043 spesimen.

Adapun, jumlah orang yang diperiksa secara kumulatif sampai hari ini sudah mencapai 907.987 orang. Dari jumlah tes tersebut ditemukan jumlah positif kumulatif sebanyak 115.056 orang dan negatif 793.110 orang.

Berdasarkan jumlah hasil tes tersebut, tingkat positivity rate Indonesia hari ini berada di posisi 12,7 persen.

Sementara itu, jumlah spesimen harian per Selasa kembali berada di bawah target Presiden Joko Widodo yang memasang target untuk melakukan pemeriksaan kepada 30.000 spesimen per hari.

Untuk mencapai target tersebut, Satgas Penanganan Covid-19 harus melakukan perluasan peran laboratorium dalam diagnosis, bahwa 1 kasus per 1.000 penduduk harus dilakukan pemeriksaan laboratorium.

Adapun, pencapaian pemeriksaan spesimen harian umumnya menurun pada Sabtu dan Minggu. Dengan adanya pedoman baru revisi kelima untuk penanganan Covid-19, diharapkan bisa melakukan tracing kontak sehingga pemeriksaan pada Sabtu adn Minggu tidak menglami penurunan.

Strategi untuk pencapaian target tersebut antara lain memeriksa semua kasus suspek termasuk anggota keluarga yang pernah kontak dengan kasus konfirmasi, semua tenaga kesehatan di rumah sakit yang kontak dengan kasus konfirmasi, yang berpindah tempat atau keluar dari zona merah, penduduk yang masuk dalam penyelidikan epidemologi, dan tempat berkumpul permanen seperti sekolah, pabrik, kantor, serta pada kasus ISPA dari surveilans ILI dan SARI.

Kemudian, sesuai dengan pedoman revisi kelima tersebut, Kementerian Kesehatan juga berupaya membangun jejaring laboratorium pemeriksa Covid-19. Selain itu, secara nasional, untuk memeriksakan PCR dan TCM di seluruh laboratorium di Indonesia.

Pada Selasa tercatat tambahan jumlah kasus konfirmasi Covid-19 nasional sebanyak 1.922 orang sehingga totalnya menjadi 115.056 kasus. Adapun, jumlah kasus sembuh bertambah 1.813 orang sehingga totalnya 72.050. Sementara itu, kasus meninggal bertambah 86 orang sehingga totalnya 5.388 orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top