Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Duh! Sebagian Besar Gedung KUA di DKI Jakarta Rusak Berat

Dari 44 gedung yang lokasinya tersebar di DKI Jakarta, tercatat 39 KUA atau 88,6 persen di antaranya dalam kondisi sangat memprihatinkan.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 04 Agustus 2020  |  10:59 WIB
Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi. Dia menyoroti kondisi sebagian besar gedung Kantor Urusan Agama (KUA) di wilayah DKI Jakarta yang rusak berat. - Dok./Kemenag
Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi. Dia menyoroti kondisi sebagian besar gedung Kantor Urusan Agama (KUA) di wilayah DKI Jakarta yang rusak berat. - Dok./Kemenag

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi prihatin dengan kondisi sebagian besar gedung Kantor Urusan Agama (KUA) di wilayah DKI Jakarta yang rusak berat.

Dari 44 gedung yang lokasinya tersebar di 5 wilayah kotamadya dan satu kabupaten administratif, tercatat 39 KUA atau 88,6 persen di antaranya dalam kondisi sangat memprihatinkan serta tidak layak.

"Kantor KUA tersebut rata-rata dibangun pada tahun 1992 oleh Pemda DKI Jakarta dan belum pernah dilakukan renovasi besar," katanya melalui keterangan resmi, Selasa (4/8/2020).

Zainut menyebut akan membahas persoalan ini dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Pertemuan itu nantinya diharapkan memberikan solusi dan jalan keluar dari perkara tersebut.

Menurut Wamenag, diskusi dengan Gubernur diperlukan karena kantor KUA DKI dibangun di atas tanah milik Pemda. Alhasil, Kantor Kemenag tidak dapat melakukan pembangunan, baik renovasi besar maupun renovasi total.

Renovasi di atas tanah milik Pemda terbentur Peraturan Menteri Keuangan No. 138/2019 yang tidak membolehkan instansi membangun di atas tanah yang bukan miliknya.

Akibat layanan keagamaan menjadi tanggung jawab Kemenag sebagai instansi vertikal, Pemda DKI tidak mengalokasikan anggaran perawatan dan renovasi KUA dalam APBD.

Wamenag mengaku bahwa Pemda DKI Jakarta selama ini sangat mendukung program keagamaan, khususnya bidang pendidikan. Bantuan untuk guru madrasah, guru ngaji, marbot masjid, ustaz dan pengasuh pondok pesantren yang dialokasikan di APBD selama ini juga cukup besar.

"Untuk hal tersebut saya meyakini Bapak Gubernur DKI Jakarta pasti akan memberikan perhatian masalah kantor KUA ini," imbuh Wamenag.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta kemenag
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top