Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Harga Rata-Rata Rumah di Australia Turun Lagi

Harga rata-rata rumah di Australia pada Juli 2020 turun 0,8 persen.
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com 03 Agustus 2020  |  16:34 WIB
Properti di Negeri Kanguru, Australia -  Bloomberg
Properti di Negeri Kanguru, Australia - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Harga rata-rata rumah di Australia kembali mengalami penurunan pada Juli 2020. Laporan yang dirilis CoreLogic, Senin (3/8/2020) menaksir penurunan tersebut berada di kisaran 0,8 persen ketimbang bulan sebelumnya.

Ini merupakan penurunan ketiga beruntun. Meski demikian, penurunan pada Juli relatif lebih kecil ketimbang penurunan di bulan sebelumnya yang mencapai 1,6 persen.

Kepala peneliti CoreLogic Tim Lawless menyebut perbaikan angka dipicu oleh naiknya permintaan. Stimulus yang dikucurkan pemerintah untuk pembeli rumah pertama, kata Lawless, mulai menunjukkan pengaruh pada bulan Juli.

Lawless lantas memprediksi bisa jadi pada Agustus ini kondisi akan semakin membaik. Namun, hal sebaliknya juga bisa terjadi bila tren virus corona di Australia malah memburuk.

"Berlanjutnya penularan virus menampakkan sinyal jelas tentang betapa dalam dan panjangnya resesi bisa terjadi, dan itu bisa mempengaruhi kinerja pasar properti."

Melbourne merupakan kota dengan tingkat penurunan harga rumah tertinggi pada Juli, mencapai 1,2 persen. Kondisi itu dipicu oleh persebaran virus yang mengancam warga setempat.

Data terbaru Johns Hopkins University mencatat pada Minggu (2/8) penambahan kasus harian di Australia mencapai 641. Per Senin (3/8) pagi, jumlah kasus di Negeri Kanguru mencapai 17.923, dengan 10.420 orang dinyatakan telah sembuh dan 208 korban meninggal dunia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti australia

Sumber : Bloomberg

Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top