Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Iduladha, Istana Imbau Ikut Tes Kesehatan Sebelum Mudik

Masyarakat diminta untuk menjalankan panduan pelaksanaan protokol kesehatan sebelum mudik, saat salat Iduladha, dan pemotongan hewan kurban.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 31 Juli 2020  |  10:05 WIB
Penumpang di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan tertib menerapkan jaga jarak. - Antara
Penumpang di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan tertib menerapkan jaga jarak. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Istana mengimbau masyarakat melaksanakan tes kesehatan sebelum pulang ke kampung halaman pada periode Iduladha. Hal ini guna menekan penyebaran Virus Corona yang masih jumlahnya masih terus meningkat di Indonesia.

"Jangan memaksakan untuk mudik, jika kondisi badan dalam keadaan yang kurang sehat. Warga juga harus menjamin ketersediaan masker, sarung tangan, dan hand sanitizer selama perjalanan," kata Jubir Presiden Bidang Sosial Angkie Yudistia dalam pesan singkat kepada wartawan, Jumat (31/7/2020).

Sementara itu, terkait proses ibadah, baik salat maupun penyembelihan hewan kurban, masyarakat diminta untuk menjalankan panduan pelaksanaan. Seperti diketahui, Kementerian Agama, MUI, hingga pemerintah daerah masing-masing telah menyiapkan hal tersebut.

Aturan-aturan itu bersifat saling melengkapi guna memastikan keamanan masyarakat dalam beribadah serta tertib dalam menjalankan protokol kesehatan selama beribadah.

Adapun Kementerian Agama telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 18 Tahun 2020 tentang penyelenggaran salat Iduladha dan penyembelihan hewan kurban 1441 Hijriah/2020 menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19.

Menteri Agama Fachrul Razi mengimbau, dalam merayakan Iduladha masyarakat agar tetap melaksanakan dan mematuhi protokol kesehatan. Pasalnya saat ini Indonesia masih menghadapi wabah Covid-19 dan setiap hari masih banyak konfirmasi positif, meskipun situasi sudah sedikit membaik dari Idulfitri, tetapi protokol kesehatan tetap harus ditaati dengan sebaik-baiknya.

“Pada prinsipnya, salat sudah dapat dilakukan di lapangan atau masjid, kecuali di daerah tertentu yang tidak diperbolehkan oleh pemerintah daerah atau satuan tugas penanganan Covid-19 setempat karena alasan tidak aman Covid-19,” kata Fachrul.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mudik iduladha covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top