Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Salat Iduladha Berjamaah pada Masa Pandemi Boleh, Asal...

Untuk jemaah yang suhunya lebih dari 37,3 derajat Celcius selama dua kali pemeriksaan dilarang memasuki lokasi salat Iduladha.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 30 Juli 2020  |  17:11 WIB
Suasana shalat Idul Adha di masjid Al-Munawwar Ternate 2019. - Antara/Abdul Fatah
Suasana shalat Idul Adha di masjid Al-Munawwar Ternate 2019. - Antara/Abdul Fatah

Bisnis.com, JAKARTA - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menyatakan penyelenggaraan salat Iduladha pada tahun ini wajib menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan virus Corona (Covid-19).

Tim Komunikasi Publik Satgas Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro menyampaikan bahwa shalat Ied bisa dilaksanakan di lapangan, masjid atau ruangan lainnya dengan syarat ada petugas pengawas protokol kesehatan dan lokasi sebelumnya harus dibersihkan terlebih dulu.

"Protokol kesehatan harus tetap diterapkan di antaranya dengan batasi jumlah atau jalur keluar masuk, ada fasilitas cuci tangan pakai sabun, dan ada pemeriksaan suhu tubuh jamaah," kata Reisa dalam video yang diunggah akun resemi YouTube BNPB Indonesia pada Kamis (30/7/2020).

Lebih lanjut, dia menyatakan untuk jemaah yang suhunya lebih dari 37,3 derajat Celcius selama dua kali pemeriksaan, maka dilarang memasuki lokasi salat Ied.

Selain itu, semua jemaah diharuskan menggunakan masker, membawa sendiri perlengkapan salat, dan melakukan pembatasan jarak antarsajadah minimal 1 meter.

Selain itu, kotak sedekah dilarang diedarkan secara langsung karena membuka peluang kontak fisik antarjemaah.

"Anak-anak, lansia, dan orang dengan penyakit penyerta tidak diperkenankan mengikuti salat Iduladha. MUI membolehkan salat Ied di rumah saja," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona iduladha covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top