Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Update Corona 29 Juli: Hanya 9 Provinsi Laporkan Kasus Kematian

Dari 34 provinsi di Indonesia, Jatim dan DKI melaporkan kasus kematian tertinggi pada hari ini, Rabu (29/7/2020).
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 29 Juli 2020  |  17:25 WIB
Ilustrasi - ANTARA/Iggoy el Fitra
Ilustrasi - ANTARA/Iggoy el Fitra

Bisnis.com, JAKARTA - Hari ini, Rabu (29/7/2020). hanya sembilan dari 34 provinsi di Indonesia melaporkan kasus kematian terkait Covid-19.

Dari sembilan provinsi itu, Jatim dan DKI melaporkan kasus kematian tertinggi dari total 74 kasus pada hari ini.

Adapun perinciannya adalah sebagai berikut.

  1. Jawa Timur 33 kasus kematian, total kumulatif 1.663
  2. DKI Jakarta 14, total 798
  3. Jawa Tengah 12, total 594
  4. Kalsel 4, total 280
  5. Sulsel 3, total 314
  6. Sumut 3, total 185
  7.  Jabar 2, total 208
  8. Aceh 2, total 12
  9. Gorontalo 1, total 34

Sementara, 25 provinsi lainnya tidak melaporkan terjadi penambahan kasus kematian alias nihil.

Selain kasus kematian, lima provinsi tercatat melaporkan kasus sembuh tertinggi sesuai catatan Satgas Covid-19, Rabu (29/7/2020)

Jawa Timur dengan kasus sembuh 538, hingga hari ini secara kumulatif mencatatkan jumlah kasus sembuh 13.619.

Jawa Tengah hari ini melaporkan 277 kasus sembuh, sehingga secara kumulatif menjadi 4.762.

Sedangkan DKI Jakarta yang melaporkan 247 kasus sembuh mencatatkan angka kumulatif 12.614.

Bali dengan 84 kasus sembuh menghasilkan angka kumulatif 2.711, sedangkan Kalimantan Selatan dengan 71 kasus sembuh mencatatkan angka kumulatif 3.144

Sedangkan angka kasus positif tertinggi, disumbang lima provinsi di Pulau Jawa, Sumatra, dan Sulawesi.

Kelima provinsi itu adalah DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatra Utara, dan Sulawesi Selatan.

DKI Jakarta melaporkan 577 kasus positif baru, selain 247 kasus sembuh, dan 14 kasus meninggal.

Jawa Timur melaporkan 359 kasus baru, serta 538 kasus sembuh, dan 33 kasus meninggal.

Jawa Tengah melaporkan 313 kasus baru, dan 277 kasus sembuh, serta 12 kasus meninggal.

Sementara itu, Sumatra Utara melaporkan 241 kasus baru, 31 kasus sembuh, dan 3 kasus meninggal.

Berikutnya, Sulawesi Selatan melaporkan 128 kasus baru, 40 kasus sembuh, dan 3 kasus meninggal.

Dua provinsi yang sempat menjadi perhatian pemerintah yakni Kalimantan Selatan dan Gorontalo mencatatkan kasus positif tertinggi keenam dan ketujuh.

Di Kalimantan Selatan tercatat ada 102 kasus baru, 71 kasus sembuh, 4 kasus meninggal. Sementara di Gorontalo tercatat ada 102 kasus baru, 11 kasus sembuh, dan 1 kasus meninggal.

Jubir Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito, Selasa, sempat menyebutkan peningkatan kasus di Gorontalo hingga melonjak 400 persen dalam sepekan.

Kalsel mendapat sorotan Presiden Jokowi pada awal Juni karena tingkat penularan Covid-19 yang masih tinggi.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, hari ini jumlah spesimen yang diperiksa mencapai 30.261. Capaian tersebut untuk pertama kalinya melampaui target pemeriksaan harian 30.000 spesimen.

Dari jumlah spesimen tersebut dihasilkan  2.381 kasus konfirmasi positif, 1.599 kasus sembuh, 74 kasus meninggal.

Secara akumulasi, hingga hari ini tercatat kasus konfirmasi positif mencapai 104.432, kasus sembuh 62.136, kasus meninggal 4.975.

Kasus positif tertinggi harian terjadi di DKI Jakarta yang melaporkan 577 kasus positif, 247 kasus sembuh, dan 14 kasus meninggal.

Sedangkan kasus sembuh tertinggi dicatatkan Jawa Timur dengan data 359 kasus positif, 538 kasus sembuh, dan 33 kasus meninggal.

Jawa Timur juga melaporkan angka kematian tertinggi harian, disusul DKI Jakarta.

Hari ini dilaporkan sebanyak 13 provinsi dengan kasus baru kurang dari 10, termasuk 5 provinsi dengan penambahan kasus nol atau nihil.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

covid-19
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top