Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kasus Tinggi, Menkes Akan Pimpin Langsung Penanganan Covid-19 di Semarang Jateng

Hal ini mengingat Jawa Tengah menjadi salah satu daerah dengan peningkatan kasus cukup tinggi.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 25 Juli 2020  |  19:17 WIB
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah pusat memberikan perhatian serius dalam upaya pengendalian COVID-19 di Indonesia termasuk Provinsi Jawa Tengah. Hal ini mengingat Jawa Tengah menjadi salah satu daerah dengan peningkatan kasus cukup tinggi.

Untuk diketahui, berdasarkan data dari PHEOC, pertanggal 24 Juli 2020, kasus COVID-19 di Jawa Tengah bertambah sebanyak 124 kasus total 8.145, kasus sembuh meningkat 100 total 3.950 sementara kasus meninggal bertambah 38 total 544 orang.

Merespon hal ini, Menkes mengatakan akan memimpin langsung penanganan COVID-19 di Jawa Tengah khususnya Semarang, guna mempermudah koordinasi dan memperkuat sinergisitas antara pusat dan daerah.

“Saya disini, untuk memudahkan koordinasi,” ungkapnya saat berkunjung ke Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, seperti dikutip dari laman resmi Kemenkes.

Menurut Menkes, penguatan tersebut untuk mendukung apa yang telah dilaksanakan oleh Pemda terkait. Ia menilai, apa yang dilakukan oleh Pemda Jawa Tengah beserta jajarannya telah bekerja secara optimal dan baik dalam menghadapi pandemi.

Untuk itu, atas segala daya dan upaya yang telah dikerahkan, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto berterima kasih dan memberikan apresiasi yang baik.

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi atas gerak cepat Pemda Jawa Tengah dalam menekan penularan COVID-19,” tutur Menkes.

Tidak hanya pemerintah, Menkes menegaskan peran dan dukungan masyarakat berupa komitmen dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan sangat dibutuhkan untuk melawan COVID-19.

Untuk itu, pihaknya menegaskan agar protokol kesehatan harus diimplementasikan di semua aspek kehidupan. Tak hanya kewajiban, namun kebiasaan memakai masker, cuci tangan pakai sabun dan menghindari kerumunan harus menjadi nilai-nilai yang terinternalisasi oleh seluruh elemen masyarakat.

“Yang penting protokol kesehatannya ditaati, yang menjadi acuan kita untuk mengendalikan pandemi COVID-19,” pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

semarang Virus Corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top