Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

3 WNI di Korsel dan Hong Kong Positif Covid-19, Total Kasus Aktif di Luar Negeri 307 Orang

Terdapat penambahan kasus WNI terpapar Covid-19 di luar negeri yang tersebar di Korea Selatan (2 WNI) dan Hong Kong (1 WNI).
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 24 Juli 2020  |  11:20 WIB
Petugas medis menunjukkan alat tes cepat (rapid test) COVID-19 buatan dalam negeri di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (9/7/2020). Pemerintah meluncurkan alat tes cepat COVID-19 yang diberi nama RI-GHA Covid-19 dan menargetkan dapat diproduksi sebanyak 200 ribu rapid pada Juli dan 400 ribu di Agustus 2020. ANTARA FOTO - Arnold
Petugas medis menunjukkan alat tes cepat (rapid test) COVID-19 buatan dalam negeri di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (9/7/2020). Pemerintah meluncurkan alat tes cepat COVID-19 yang diberi nama RI-GHA Covid-19 dan menargetkan dapat diproduksi sebanyak 200 ribu rapid pada Juli dan 400 ribu di Agustus 2020. ANTARA FOTO - Arnold

Bisnis.com, JAKARTA - Kasus WNI terpapar Covid-19 bertambah tiga orang di Korea Selatan dan Hong Kong, menjadikan total WNI yang dirawat menjadi 307 orang.

Berdasarkan informasi Kementerian Luar Negeri pada Jumat (24/7/2020) pukul 08.00, terdapat penambahan kasus WNI terpapar Covid-19 di luar negeri yang tersebar di Korea Selatan (2 WNI) dan Hong Kong (1 WNI).

Dua WNI di Korea Selatan dinyatakan sembuh. Dengan demikian, total kumulatif jumlah WNI terpapar Covid-19 di luar negeri menjadi 1.210 di 46 negara yang terdiri dari 806 sembuh, 97 meninggal, dan 307 dalam perawatan.

Adapun persentase kesembuhan WNI terinfeksi Covid-19 di luar negeri hari ini menjadi 66,6 persen.

Arab Saudi menjadi negara dengan jumlah WNI terpapar Covid-19 tertinggi yang diikuti Malaysia dan Qatar.

Berikut rincian WNI terkonfirmasi Covid-19 di luar negeri:

1. Amerika Serikat: 82 WNI (59 sembuh, 7 stabil, 16 meninggal)

2. Arab Saudi: 189 WNI (52 sembuh, 83 stabil, 54 meninggal)

3. Australia: 2 WNI (stabil)

4. Bahrain: 1 WNI (sembuh)

5. Bangladesh: 1 WNI (stabil)

6. Belanda: 8 WNI (3 sembuh, 1 stabil, 4 meninggal)

7. Belgia: 3 WNI (3 sembuh)

8. Brunei Darussalam: 5 WNI (sembuh)

9. Chile: 1 WNI (stabil)

10. Ekuador: 1 WNI (sembuh)

11. Ethiopia: 1 (sembuh)

12. Filipina: 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)

13. Finlandia: 1 WNI (sembuh)

14. Hong Kong: 4vb WNI (stabil)

15. India: 75 WNI (sembuh)

16. Inggris: 20 WNI (17 sembuh, 3 meninggal)

17. Irlandia: 1 WNI (sembuh)

18. Italia: 3 WNI (sembuh)

19. Jepang: 2 WNI (sembuh)

20. Jerman: 12 WNI (7 sembuh, 4 stabil, 1 meninggal)

21. Kamboja: 3 WNI (2 sembuh, 1 stabil)

22. Kanada: 4 WNI (stabil)

23. Maladewa: 1 WNI (stabil)

24. Makedonia Utara: 1 WNI (sembuh)

25. Meksiko: 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)

26. Mesir: 6 WNI (2 sembuh, 4 stabil)

27. Kazakhstan: 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)

28. Korea Selatan: 11 WNI (7 sembuh, 4 stabil)

29. Kuwait: 98 WNI (91 sembuh, 4 stabil, 3 meninggal)

30. Makau (RRT): 3 WNI (sembuh)

31. Malaysia: 168 WNI (47 sembuh, 119 stabil, 2 meninggal)

32. Oman: 3 WNI (2 sembuh, 1 stabil)

33. Pakistan: 33 WNI (32 sembuh, 1 stabil)

34. Prancis: 4 WNI (3 sembuh, 1 stabil)

35. UEA: 56 WNI (45 sembuh, 6 stabil, 5 meninggal)

36. Qatar: 109 WNI (91 sembuh, 17 stabil, 1 meninggal)

37. Rusia: 19 WNI (sembuh)

38. Singapura: 57 WNI (47 sembuh, 8 stabil, 2 meninggal)

39. Spanyol: 13 WNI (sembuh)

40. Sudan: 6 WNI (stabil)

41. Swedia: 1 WNI (stabil)

42. Taiwan: 3 WNI (sembuh)

43. Thailand: 1 WNI (sembuh)

44. Turki: 3 WNI (1 sembuh, 1 stabil, 1 meninggal)

45. Vatikan: 8 WNI (sembuh)

46. Vietnam: 1 WNI (stabil)

47. Kapal Pesiar: 180 WNI (154 sembuh, 21 stabil, 5 meninggal).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wni covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top