Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pascawabah Covid-19, Pemda Didorong Buat Inovasi Layanan Publik

Kementerian Dalam Negeri mendorong adanya inovasi pelayanan publik di masa dan pascapandemi Covid-19.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 15 Juli 2020  |  21:09 WIB
Ilustrasi-Tanda layanan publik mengenai jarak sosial ditampilkan di halte trem saat lockdown akibat pandemi corona di Melbourne, ibu kota Negara Bagian Victoria, Autstralia pada 23 Maret 2020. - Blomberg/Carla Gottgens
Ilustrasi-Tanda layanan publik mengenai jarak sosial ditampilkan di halte trem saat lockdown akibat pandemi corona di Melbourne, ibu kota Negara Bagian Victoria, Autstralia pada 23 Maret 2020. - Blomberg/Carla Gottgens

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri mendorong adanya inovasi pelayanan publik di masa dan pascapandemi Covid-19 di daerah.

Hal tersebut dikatakan Plt. Sekjen Kemendagri Muhammad Hudori dalam Webinar dengan tema Perencanaan Pembangunan Daerah Pasca Covid-19. Webinar bertajuk “Mendorong Peningkatan Kreativitas dan Inovasi Perencana” berlangsung Rabu (15/7/2020).

“Prinsipnya inovasi itu kan ada tujuan, ini perlu dilakukan daerah, ini sangat penting terutama atau pascapandemi Covid-19 khususnya bagaimana jenis pelayanan publik, tata kelola pemerintahan dapat berdasarkan protokol kesehatan,” kata Hudori.

Hudori mengatakan lomba inovasi pelayanan publik dapat menjadi acuan untuk membangun daerah melakukan pelayanan publik berdasarkan protokol kesehatan.

“Jadi terbangun dari daerah, ini sebagai gerakan nasional untuk melaksanakan protokol kesehatan di seluruh pemda,” ujar Hudori.

Tak hanya itu, peningkatan partispasi masyarakat untuk memberikan masukan terhadap penyelenggaraan pelayanan publik berbasis protokol kesehatan juga dinilai perlu. Dengan begitu pemerintah daerah mampu menciptakan pemerintahan yang baik berbasis aspirasi.

“Urgensi partisipasi masyarkat di daerah pasca-Covid, jadi input. Dalam rangka partisipasi ini bagaimana menyiapkan wadah aspirasi masyarakat, kemudian ditampung, diakomodir berdasarkan kemampuan Pemda dan ada kolaborasi,"jelas Hudori.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemda pelayanan publik
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top