Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Korupsi Jiwasraya: Kejagung Periksa 9 Tersangka MI dan 6 Pejabat OJK

Kejagung bakal memeriksa seluruh tersangka korporasi pada pekan ini agar bisa segera merampungkan berkas perkara tersangka korporasi dan dilimpahkan ke penuntutan.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 08 Juli 2020  |  08:43 WIB
Warga melintas di dekat logo Asuransi Jiwasraya di Jakarta. Bisnis - Abdurahman
Warga melintas di dekat logo Asuransi Jiwasraya di Jakarta. Bisnis - Abdurahman

Bisnis.com, JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan pemeriksaan terhadap sembilan tersangka perusahaan manajer investasi (MI) yang diduga telah menerima aliran dana hasil korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung Febrie Adriansyah mengatakan bahwa pemeriksaan sembilan tersangka korporasi itu diwakili oleh masing-masing Direktur Utama perusahaan tersebut. 

Menurutnya, penyidik bakal tancap gas memeriksa seluruh tersangka korporasi pada pekan ini agar bisa segera merampungkan berkas perkara tersangka korporasi dan dilimpahkan ke penuntutan.

"Kami sudah periksa sembilan tersangka manajer investasi yang diwakili oleh pengelolanya masing-masing, pemeriksaan tersangka MI ini akan kami kebut pekan ini," kata Febrie, Rabu (8/7/2020).

Selain sembilan korporasi, Febrie mengemukakan bahwa tim penyidik juga telah memeriksa enam pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait kasus korupsi yang telah merugikan keuangan negara sebesar Rp16,81 triliun tersebut. 

Kendati demikian, Febrie tidak menjelaskan lebih jauh siapa saja sembilan manajer investasi dan enam orang pejabat OJK yang telah diperiksa oleh tim penyidik.

"Ada juga yang diperiksa itu enam orang OJK. Saya lupa siapa saja namanya, nanti akan saya share deh," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korupsi OJK kejagung Jiwasraya
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top