Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

300.000 Kasus Virus Corona di Peru, 10.589 Orang Meninggal

Kematian Covid-19 di Peru kini mencapai 10.589, tertinggi ke-10 di dunia
Newswire
Newswire - Bisnis.com 06 Juli 2020  |  11:15 WIB
Para komuter berdiri berbaris di sebuah stasiun metro saat tahap terakhir pembukaan kembali ekonomi Peru setelah berakhir 'lockdown' selama berbulan-bulan sebagai upaya membatasi penyebaran COvid-19 di Lima, Peru. - Antara/Reuters
Para komuter berdiri berbaris di sebuah stasiun metro saat tahap terakhir pembukaan kembali ekonomi Peru setelah berakhir 'lockdown' selama berbulan-bulan sebagai upaya membatasi penyebaran COvid-19 di Lima, Peru. - Antara/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Jumlah kasus Covid-19 di Peru pada Minggu (5/7/2020) menembus angka 300.000, menjadi tertinggi kelima  di dunia, saat negara Andes berpenduduk hampir 33 juta itu secara perlahan membuka kembali perekonomian.

Produsen tembaga Amerika Selatan itu, yang menerapkan penguncian Covid-19 pada Maret, namun berjuang untuk menegakkan karantina nasional dalam menghadapi kesulitan ekonomi yang meningkat, hanya tertinggal dari Brasil dalam jumlah kasus di kawasan tersebut.

Kematian Covid-19 di Peru kini mencapai 10.589, tertinggi ke-10 di dunia, menurut hitungan Reuters.

Pemerintah Presiden Mart­n Vizcarra Juli ini melonggarkan pembatasan Covid-19 guna menghidupkan kembali pertumbuhan ekonomi, termasuk sektor tambang utama. Peru merupakan penghasil tembaga terbesar nomor 2 dunia.

Pada Minggu (5/7/2020), kasus Covid-19 di Peru bertambah 3.638 menjadi 302.718, meski jumlah kasus baru harian melandai dari puncaknya pada Mei dan Juni.

Para pakar kesehatan khawatir dengan potensi lonjakan penularan Virus Corona penyebab Covid-19 saat lebih banyak warga yang keluar rumah begitu pembatasan dilonggarkan.

Mal perbelanjaan kembali dibuka dengan jumlah pengunjung terbatas.

Pemerintah juga sedang mempersiapkan protokol kesehatan untuk memulai kembali transportasi domestik darat dan udara mulai pertengahan Juli.


 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top