Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Industri China Alami Rebound Keuntungan, Indikasi Pemulihan Ekonomi Global?

Keuntungan perusahaan industri China pada Mei 2020 mengalami rebound untuk pertama kalinya sejak November 2019.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Juni 2020  |  15:23 WIB
Pemandangan Shanghai, China dari atas. - Bloomberg/Qilai Shen
Pemandangan Shanghai, China dari atas. - Bloomberg/Qilai Shen

Bisnis.com, JAKARTA – Setelah mengalami pukulan akibat wabah virus corona, industri di China akhirnya berhasil mencatatkan hasil positif pada Mei 2020.

Seperti dikutip dari Bloomberg, Minggu (28/6/2020), keuntungan perusahaan industri China pada Mei 2020 mengalami rebound untuk pertama kalinya sejak November 2019. Hal ini dinilai oleh sejumlah kalangan menjadi tanda perekonomian China terus pulih setelah wabah Covid-19 melanda.

Kantor Biro Statistik Nasional China melaporkan keuntungan industri negara itu naik 6 persen secara tahunan menjadi 582,34 miliar yuan (US$82 miliar) pada Mei 2020.  Sebelumnya, pada April 2020, keuntungan industri China mengalami penurunan 4,3 persen secara tahunan.

Sementara itu peningkatan di bulan Mei dikarenakan oleh kenaikan biaya yang lebih kecil dan laba yang lebih tinggi di sektor penyulingan, listrik, kimia dan baja.

"Momentum pertumbuhan domestik terus membaik di bulan Mei dan kemungkinan memasuki bulan Juni, dipimpin oleh aktivitas properti dan investasi infrastruktur yang lebih kuat," Wang Tao, Kepala Ekonom untuk kawasan Cina di UBS Group AG, Minggu (28/6/2020).

Adapun sepanjang Januari-Mei 2020 keuntungan industri China masih mencatatkan hasil negatif, di mana mengalami kontraksi 19,3 persen menjadi 1,84 triliun yuan. Kontraksi terbesar terjadi di perusahaan milik negara yang turun 39,3 persen dan perusahaan swasta 11 persen secara tahunan.

"Kami masih berharap kebijakan [Pemerintah China] tetap mendukung industri, terutama mengingat masih tingginya potensi hadirnya kembali tantangan yang lebih besar dan tingkat ketidakpastian yang tinggi," lanjut Tao.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china ekonomi china covid-19

Sumber : Bloomberg

Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top