Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ketahanan Pangan Nasional, Polri Kerahkan 34 Polda dan 500 Polres

Polri telah menginstruksikan 34 Polda dan 500 Polres terlibat langsung dalam program ketahanan pangan nasional.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 26 Juni 2020  |  08:03 WIB
IUlustrasi-Warga memeriksa kondisi ikan nila berumur 3 pekan yang dibudidayakan menggunakan sistem bioflok di Sungai Duren, Jambi Luar Kota, Muarojambi, Jambi, Minggu (26/4/2020). - ANTARA
IUlustrasi-Warga memeriksa kondisi ikan nila berumur 3 pekan yang dibudidayakan menggunakan sistem bioflok di Sungai Duren, Jambi Luar Kota, Muarojambi, Jambi, Minggu (26/4/2020). - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Polri telah menginstruksikan 34 Polda dan 500 Polres untuk terlibat langsung dalam program ketahanan pangan nasiona. Program tersebut dimulai sejak Maret 2020.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengemukakan bahwa 34 Polda dan 500 Polres memiliki strategi masing-masing untuk  terlibat dalam program tersebut.

"Ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk ikut serta mendukung program ketahanan pangan nasional yang digagas pemerintah, sehingga kebutuhan dasar sehari- hari masyarakat dapat terpenuhi seperti sayur, ikan dan sebagainya,” tutur Argo dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (25/6/2020)..

Sebagai contoh, Argo menyebut kegiatan anggota Bhabinkamtibmas bersama warga Kelurahan Ciganjur Jakarta Selatan.

Mereka memanfaatkan lahan kosong untuk dikelola dan ditanami aneka sayuran dan sejenisnya, baik secara alami maupun hidroponik.

Selain pupuk, warga juga mendapat bantuan 4.500 bibit tanaman sehingga mereka mampu meningkatkan produksi tanaman. 

Contoh lainnya, Polres Indramayu Jawa Barat melakukan budi daya ikan lele di Kelurahan Kandanghaur Jawa Barat. 

Budi daya tersebut dilakukan di atas lahan 30 hektare yang terbagi ke dalam 200 petak. Masing-masing petak berukuran sekitar 25 x 15 meter. Satu petak bisa menghasilkan ikan 3 ton.

Sementara itu, Polresta Jayapura Kota memanfaatkan lahan kosong untuk bercocok tanam sayuran seperti terong, lombok, kangkung, tomat, jagung, dan singkong. 

Selain menjadi bentuk kemandirian dari anggota Polri, hasil panen sayuran pun dimanfaatkan untuk membantu masyarakat sekitar secara berkelanjutan.

Di Majalengka, Jawa Barat  seluruh jajaran Polsek membuat inovasi membudidayakan lele dan kangkung dalam ember. Program tersebut berjalan sejak Maret lalu. 

Belum lama ini, Kapolres Majalengka AKBP Bismo Teguh bersama Muspika dan tokoh masyarakat setempat menuai hasilnya dengan panen bersama.

Program ini disambut baik masyarakat karena hasil panen dapat dinikmati bersama.  

Di Kabupaten Pelalawan, Riau juga demikian. Lahan yang sudah tersedia seluas 13 hektare. Di sana masyarakat menanam palawija dan sayuran yang  bis dipanen dalam waktu dua bulan. Jangka waktu itu dinilai efektif memenuhi kebutuhan dapur jika Covid-19 tak kunjung berakhir.

Masyarakat tinggal mengolah lahan karena bibit, alat tani dan pupuk sudah disediakan. Bagi kelompok tani yang suka perikanan juga disediakan beberapa kolam dan bantuan bibit.

Tersedia bibit cabai rawit, jagung manis, kangkung, sawi, bayam, timun, ikan lele, nila dan patin. 

Masyarakat didampingi tenaga ahli untuk penyuluhan. Polda Riau telah menempatkan personel Bhabinkamtibmas sebagai pioner bersama Babinsa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri ketahanan pangan
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top