Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

RUU Cipta Kerja Dinilai Untungkan Daerah

RUU Cipta Kerja yang menyederhanakan regulasi tumpang tindih membuat daerah semakin berdaya saing karena dekat dengan bahan baku.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 25 Juni 2020  |  05:07 WIB
Ilustrasi - Sejumlah anggota DPR mengikuti Rapat Paripurna 10 Masa Persidangan II Tahun 2019-2020 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/2/2020). - ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari\n
Ilustrasi - Sejumlah anggota DPR mengikuti Rapat Paripurna 10 Masa Persidangan II Tahun 2019-2020 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/2/2020). - ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari\\n

Bisnis.com, JAKARTA – Rancangan Undang Undang Cipta Kerja diyakini akan meningkatkan kemudahan investasi di daerah.

Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah menilai RUU Cipta Kerja akan menyelesaikan persoalan aturan antara pusat dan daerah yang kerap kali tumpang tindih. Dengan aturan baru ini maka investasi yang direncanakan dengan matang dapat dieksekusi dengan cepat.

“Akan terjadi peningkatan ekosistem, karena selama ini kan aturan investasi antara pusat dan daerah tumpang tindih, berbelit, over regulated, dan itu mempersulit investor melakukan eksekusi,” ujar Trubus, Rabu (24/6/2020).

Menurutnya salah satu pihak yang paling diuntungkan dari peningkatan ekosistem investasi adalah daerah. Kemudahan regulasi akan membuat investasi di daerah bertumbuh pesat.

“Kepala daerah akan memberikan pelayanan yang baik, terutama administasi pelayanan. Menjadi lebih efisien, terjangkau,” ujarnya.

Dia menjelaskan kemudahan birokrasi akan mempersingkat proses investasi. Selama ini, ujar dia, sulitnya birokrasi karena banyaknya regulasi yang harus dipenuhi menumbuhkan praktik calo.

“Selama ini kan berbulan-bulan. Dan di situ muncul free rider, calo-calo di daerah banyak. Nantinya dengan RUU Cipta Kerja semuanya akan lebih ringkas,” ujar Trubus.

Peningkatan ekosistem investasi di d daerah juga akan berdampak terhadap munculnya lapangan kerja seiring berkembangnya industri di daerah.

Diketahui, DPR tengah membahas Rancangan Undang Undang (RUU) Cipta Kerja atau Omnibus Law. Berbagai kalangan berharap agar keberadaan RUU Cipta Kerja nantinya bisa mengurai tumpang tindih kebijakan yang berdampak pada buruknya iklim investasi di Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cipta kerja
Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top