Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sedang Viral, Uang Koin Rp1.000 Kelapa Sawit Dijual Ratusan Juta

Tak tanggung-tanggung, mata uang senilai Rp1.000 perak itu ditawarkan hingga Rp100 juta atau setara sebuah mobil low cost, atau biaya DP rumah.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 17 Juni 2020  |  18:22 WIB
Uang koin Rp1.000 kelapa sawit
Uang koin Rp1.000 kelapa sawit

Bisnis.com, JAKARTA - Di media sosial tengah viral harga uang koin Rp1.000 bergambar kelapa sawit yang dijual selangit.

Tak tanggung-tanggung, mata uang senilai Rp1.000 perak itu ditawarkan hingga Rp100 juta atau setara sebuah mobil low cost, atau biaya DP rumah.

Penjualan ditawarkan di online shop ecommerce berdasarkan penelusuran Bisnis.

Tapi, banyak juga yang menjual dengan harga sangat murah yakni mulai dari Rp1.500 hingga Rp4.500.

Penjualan uang koin kelapa sawit ini biasanya untuk kebutuhan pembuatan mahar atau sesetahan.

Modelnya untuk dihias dan dibingkai kaca sehingga tidak banyak digunakan.

Harga yang selangit ini membuat warganet ramai membicarakannya. Beberapa diantaranya menanggapinya dengan kocak. Berikut beberapa komentar netizen :

Gw di rumah masih banyak uang koin seribu kelapa sawit. Bisa kaya mendadak ini

Kebiasaan papaku simpen duit lama buat kenang-kenangan patut ditiru

punya uang koin seribu kelapa sawit, dijual laku brp ya?

Sekarang cari hand sanitizer kok kayak cari uang koin 1000an kelapa sawit.. susah bet deh

iyaa swriuss, sama uang koin kelapa sawit gtgt pada jual mahall. Di rumah ku juga banyak tp gatau mau dijual kemana wkwkwk

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

uang koin
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top