Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kemendikbud: Uang Kuliah Tidak Naik saat Pandemi Covid-19

Plt Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud Profesor Nizam menegaskan bahwa tidak ada kenaikan uang kuliah saat pandemi Covid-19.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 03 Juni 2020  |  10:45 WIB
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Plt. Dirjen Dikti) Nizam. - Istimewa
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Plt. Dirjen Dikti) Nizam. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Plt Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud Profesor Nizam menegaskan bahwa tidak ada kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) pada masa pandemi Covid-19.

Nizam menyampaikan hal itu merespons isu yang beredar di kalangan warganet bahwa UKT akan naik.

Dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/6/2020), Nizam mengatakan jika ada perguruan tinggi negeri (PTN) yang menaikkan UKT, maka keputusan itu diambil sebelum masa pandemi Covid-19 dan berlaku untuk mahasiswa baru sesuai kemampuan ekonomi orangtua.

“Keputusan menaikkan UKT tidak boleh menyebabkan mahasiswa tidak dapat kuliah,” katanya.

Dijelaskan, berdasarkan keterangan tertulis pada 5 Mei 2020, Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri menyepakati beberapa opsi bagi mahasiswa yang terdampak pandemi Covid-19 untuk mengatasi masalah UKT sebagai berikut:

1.Menunda pembayaran

2.Menyicil pembayaran

3.Mengajukan penurunan UKT

4.Mengajukan bantuan finansial bagi yang berhak

Seluruh mekanisme penagjuan dan keputusan diatur oleh masing-masing PTN.

Kebijakan ini, katanya, diharapkan tidak mengganggu operasional penyelenggaraan atau pembelajaran di perguruan tinggi, serta berbagai aktivitas pendukungnya.

Untuk mendapatkan keringanan UKT, mahasiswa PTN dapat mengajukan permohonan kepada pimpinan PTN sesuai prosedur yang berlaku di masing-masing PTN.

Nizam menyebut untuk meringankan beban mahasiswa yang terdampak pandemi Covid-19, pemerintah memfasilitasi bantuan seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, yang diperuntukkan bagi mahasiswa PTN dan PTS.

Tahun ini pemerintah mengalokasikan KIP Kuliah bagi 400 ribu mahasiswa. Jumlah itu 3 kali lebih banyak dibanding tahun lalu.

 

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemendikbud uang kuliah tunggal covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top