Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Inggris Bakal Rilis Perincian Protokol Kedatangan Internasional

Rencana penerapan karantina 14 hari akan dirilis secara detail
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 03 Juni 2020  |  07:10 WIB
Suasana sepi di Tower Bridge di London, Inggris, Kamis (9/4/2020). Saat Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berada di unit perawatan kritis karena Covid-19, sejumlah pejabat menyusun rencana untuk memperpanjang masa lock down untuk mengendalikan krisis karena virus corona. Bloomberg - Simon Dawson
Suasana sepi di Tower Bridge di London, Inggris, Kamis (9/4/2020). Saat Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berada di unit perawatan kritis karena Covid-19, sejumlah pejabat menyusun rencana untuk memperpanjang masa lock down untuk mengendalikan krisis karena virus corona. Bloomberg - Simon Dawson

Bisnis.com, JAKARTA— Inggris akan merilis perincian protokol kedatangan internasional yang akan berlaku pada pekan depan.

Dikutip dari Bloomberg, Rabu (3/6/2020), Inggris rencananya merilis perincian protokol kedatangan internasional pada hari ini. Menteri Dalam Negeri Priti Patel telah mengumumkan pada bulan lalu bahwa protokol tersebut berlaku mulai pekan depan.

Patel menyebut sejalan dengan penyebaran virus corona yang terkontrol, pihaknya harus bisa menangani risiko penambahan kasus dari luar negeri. Protokol juga akan memasukkan ketentuan untuk melakukan isolasi mandiri.

“Kami menghargai ribuan orang yang kehilangan nyawanya dan tak mau mengabaikan perkembangan kami,” katanya.

Selain itu, pemerintah akan melakukan pengecekan di lapangan untuk memastikan kepatuhan dan mengenakan denda 1.000 pound atau setara dengan US$1.250 bagi pelanggar. Warga Negara Asing (WNA) yang menolak memberikan informasi tentang tempat menginap selama di Inggris pun tak akan diizinkan masuk.

Langkah tersebut tergolong tak populer di kalangan perusahaan perjalanan karena bisa menurunkan minat wisatawan untuk mengunjungi Inggris.

Sekretaris Transportasi Inggris Grant Shapps saat ini bekerja mengamankan jembatan udara, kesepakatan dengan beberapa negara dengan tingkat penularan rendah. Pembicaraan dengan Portugal telah dimulai pekan lalu.

Dikutip dari BBC, kebijakan karantina merupakan langkah sepadan yang akan mampu menurunkan risiko kasus baru. Ketentuan itu pun kemungkinan hanya berlaku sementara namun tak bisa juga diterapkan dalam jangka panjang.

Pedoman tambahan tentang kedatangan yang diizinkan termasuk mengatur soal akses transportasi publik bagi para wisatawan. Adapun, rencana karantina akan dikaji setiap tiga pekan dengan kajian pertama dimulai pada akhir Juni.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inggris Virus Corona

Sumber : Bloomberg, BBC

Editor : Duwi Setiya Ariyanti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top