Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KBRI Amman Fasilitasi Repatriasi WNI Tahap II dari Yordania

Repatriasi dapat dilakukan berkat kerjasama dengan maskapai Qatar Airways yang membuka dan menyediakan penerbangan khusus rute Amman-Doha-Jakarta.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 02 Juni 2020  |  17:17 WIB
Ilustrasi - Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) antre untuk mendaftar repatriasi di Bandar Udara Internasional Colombo, Sri Lanka, Jumat (1/5 - 2020) malam. KBRI Colombo merepatriasi mandiri gelombang kedua dengan memulangkan 347 pekerja migran Indonesia (PMI) dari Sri Lanka dan Maladewa ke Indonesia akibat pandemi Covid/19. ANTARA
Ilustrasi - Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) antre untuk mendaftar repatriasi di Bandar Udara Internasional Colombo, Sri Lanka, Jumat (1/5 - 2020) malam. KBRI Colombo merepatriasi mandiri gelombang kedua dengan memulangkan 347 pekerja migran Indonesia (PMI) dari Sri Lanka dan Maladewa ke Indonesia akibat pandemi Covid/19. ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Amman kembali memfasilitasi repatriasi mandiri WNI yang terdampak pandemi virus corona atau Covid-19 dari Yordania.

Tecatat 74 WNI yang terdiri dari siswi pesantren Nurul Fikri, anggota Jamah Tabligh dan mahasiswa yang sudah selesai kuliah, telah meninggalkan Bandara Internasional Queen Alia, Amman.

“Sejak awal KBRI Amman sepenuhnya memfasilitasi sebatas kewenangannya untuk memastikan agar proses repatriasi berjalan lancar dan rombongan dapat tiba di tanah air dengan selamat," ujar Duta Besar Indonesia untuk Yordania, Andy Rachmiantro melalui siaran resminya Selasa (2/6/2020).

Repatriasi dapat dilakukan berkat kerjasama dengan maskapai Qatar Airways yang membuka dan menyediakan penerbangan khusus rute Amman-Doha-Jakarta.

Sejak awal kebijakan lockdown yang sudah berlangsung lebih dari 10 minggu, KBRI Amman terus menjalin kontak dengan sejumlah maskapai penerbangan asing yang akan menyediakan fasilitas penerbangan khusus bagi repatriasi atau evakuasi warga asing di Yordania.

"Sesuai hakikat dari repatriasi mandiri, biaya yang dikeluarkan adalah menjadi tanggung jawab sepenuhnya para WNI," katanya.

KBRI Amman berfungsi memfasilitasi komunikasi dengan pihak maskapai penerbangan, memberitahukan kepada Kementerian Luar Negeri dan Otoritas Imigrasi Yordania tentang rencana repatriasi, serta membuka akses pergerakan dari domisili para WNI menuju Bandara.

Selain itu, KBRI Amman juga menyampaikan prosedur repatriasi sesuai protokol kesehatan yang diperlukan seperti melakukan tes PCR, memberikan surat jalan kepada dan koordinasi dengan aparat pemerintah pusat pada saat tiba di Jakarta.

Mengingat kebijakan lockdown belum dapat dipastikan kapan akan dicabut dan perbatasan internasional juga masih ditutup, KBRI Amman tetap bersiaga mengantisipasi kemungkinan akan ada rencana repatriasi berikutnya.

“Semoga krisis akibat pandemi akibat Covid-19 bisa segera berakhir sehingga masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan di tengah “kenormalan baru"," harap Dubes Andy.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kbri yordania covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

BisnisRegional

To top