Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Derek Chauvin Penyebab Kematian George Floyd, Bisa Bebas Dengan Jaminan US$500.000

Pengadilan menetapkan uang jaminan sebesar US$ 500.000 untuk Derek Chauvin, mantan petugas kepolisan di Minessota, AS, yang menyebabkan kematian Georger Floyd.
Saeno
Saeno - Bisnis.com 31 Mei 2020  |  07:42 WIB
Demonstrasi di Minneapolis, Amerika Serikat pada Selasa (26/5 - 2020) memprotes kematian George Floyd. (Carlos Gonzalez / Star Tribune melalui Getty Images)
Demonstrasi di Minneapolis, Amerika Serikat pada Selasa (26/5 - 2020) memprotes kematian George Floyd. (Carlos Gonzalez / Star Tribune melalui Getty Images)

Bisnis.com, JAKARTA - Pengadilan menetapkan uang jaminan sebesar US$500.000 untuk kebebasan Derek Chauvin, mantan petugas kepolisan di Minneapolis, AS, yang menyebabkan kematian George Floyd.

Kematian tragis yang dialami George Floyd, setelah kehabisan napas karena “dipiting” dengan kaki aparat kepolisian di Minneapolis, AS, membuat aksi unjuk rasa menyebar di Amerika Serikat.

Protes meletus di setidaknya 30 kota AS atas kematian George Floyd,  pria kulit hitam yang tidak bersenjata, di tangan seorang perwira polisi di Minneapolis, Minnesota.

Ketegangan antara pengunjuk rasa dan polisi di Atlanta, Georgia, berakhir setelah jendela pecah dan kembang api dilemparkan ke arah petugas di dalam gedung.

Kemarahan telah membuat banyak orang berkumpul di kota-kota di seluruh AS pada Sabtu waktu setempat. Mereka memprotes kematian George Floyd. Sabtu tercatat sebagai hari kelima aksi kemarahan warga tersebut.

Floyd meninggal setelah dia dijepit ke tanah oleh petugas kepolisian Minneapolis. Salah satu petugas, Derek Chauvin, didakwa melakukan upaya pembunuhan tingkat tiga, Jumat (29/5/2020).

Pengadilan menetapkan uang jaminan untuk mantan petugas Derek Chauvin sebesar US$ 500.000 atau sekitar Rp7.325.000.000 (dengan asumsi 1US$=Rp14.650), demikian dokumen yang ditunjukkan CNN.com, dipantau Minggu (31/5/2020).

Uang jaminan itu ditetapkan Pengadilan Distrik Judisial ke-4 Minnesota.

Namun, menurut dokumen itu, belum ada ketentuan yang ditetapkan untuk pembebasan Chauvin.

Dokumen tersebut tidak menunjukkan bahwa Chauvin keluar dengan jaminan, tetapi dikatakan bahwa jika aturan itu mengikat dan jaminan ditetapkan sebesar US$500.000.

Tewas Kehabisan Napas dan Terborgol

Kematian George Floyd berlangsung sangat tragis. Pria kulit hitam itu terborgol dan meminta kesempatan untuk bernapas di saat seorang polisi kulit putih berlutut di lehernya.

Peristiwa yang diunggah di media social tersebut telah memancing kemarahan banyak pihak. Isu rasial pun tidak terelakkan menyeruah jadi sentiment yang menyebar.

Untuk memantau situasi, seperti dilaporkan Bloomberg, Badan Perlindungan Kepabeanan dan Perbatasan AS (US Customs and Border Protection/CBP) sempat mengirim drone ke Minneapolis. Pesawat tak berawak itu dikerahkan setelah tiga malam aksi unjuk rasa berlangsung di sana. Belakangan pesawak nirawak itu ditarik kembali ke pangkalannya karena dinilai tidak diperlukan lagi.

Pesawat nirawak itu dikirim untuk membantu memberikan rekaman video secara langsung atas aksi protes yang telah menyebabkan puluhan toko dibakar dan dijarah.

Sebuah pernyataan CBP yang dikeluarkan Jumat mengatakan Drone tersebut kembali ke markasnya di Grand Forks, North Dakota, setelah badan yang meminta bantuan menyatakan bahwa pesawat nirawak itu tidak lagi diperlukan mengetahui kondisi kesiagaan yang perlu disiapkan. CBP tidak mengidentifikasi lembaga yang meminta bantuan.

Kematian Floyd juga menggema ke Gedung Putih. Presiden AS Donald Trump menyatakan dia telah berbicara dengan anggota keluarga George Floyd pada Jumat dan "menyatakan kesedihan saya."

Trump berbicara tentang percakapannya dengan anggota keluarga Floyd selama pertemuan Gedung Putih dengan para eksekutif bisnis. Trump mengomentari rekaman video penanganan polisi atas Floyd sebagai “hal yang mengerikan untuk disaksikan dan ditonton. Jelas terlihat tidak ada alasan untuk itu.”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat George Floyd

Sumber : CNN.com/Bloomberg.com

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top