Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Konflik Dua Negara Nuklir: India-China Tegang, Pasukan Disiapkan di Perbatasan

Penguatan pasukan dilakukan India setelah beberapa putaran pembicaraan dengan China gagal meredakan ketegangan antara kedua negara pemilik senjata nuklir itu.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 27 Mei 2020  |  16:39 WIB
Pemandangan Leh, ibu kota Ladakh di wilayah Jammu dan Kashmir, India - lehladakhindia.com
Pemandangan Leh, ibu kota Ladakh di wilayah Jammu dan Kashmir, India - lehladakhindia.com

Bisnis.com, JAKARTA - India memindahkan pasukan tambahan ke sepanjang perbatasan utara untuk menghadapi kemungkinan konflik berkepanjangan dengan tetangganya, China.

Penguatan pasukan dilakukan India setelah beberapa putaran pembicaraan dengan China gagal meredakan ketegangan antara kedua negara pemilik senjata nuklir itu.

China telah menempatkan sekitar 5.000 tentara dan kendaraan lapis baja di sisi perbatasan yang disengketakan di wilayah Ladakh, kata seorang pejabat pemerintah India seperti dikutip Blooomberg.com, Rabu (27/5/2020). Sumber ini meminta tidak disebutkan namanya dengan alasan peraturan.

India menambah jumlah pasukan yang sama serta senjata artileri di sepanjang perbatasan untuk menangkis serangan terus-menerus dari tentara China, ujar pejabat tersebut.

Sementara itu, Times of India melaporkan bahwa Pemerintah China akan mengevakuasi warganya yang berada di India dalam beberapa pekan mendatang.

Langkah itu dilakukan menyusul peningkatan tensi politik kedua negara menyusul insiden di tapal batas kedua negara di pegunungan Himalaya beberapa waktu lalu.

China dilaporkan telah menjadwalkan penerbangan khusus dari New Delhi, Mumbai dan Kalkuta untuk membawa warga China ke kota-kota Shanghai, Chongqing, Jinan, Ghuangzhou, dan Zhengzhou mulai 2 Juni 2020.

Kedubes China di New Delhi lewat website-nya telah memberitahukan kepada warga China di India untuk segera melakukan registrasi. Diperkirakan ekspatriat China di India mencapai 60.000 orang.

Konflik politik dan militer India-China melesat ketika India menuduh pasukan perbatasan China masuk ke wilayah mereka sejuh tiga kilometer di tapal batas Ladakh di pegunungan Himalaya.

Konflik perbatasan itu diwarnai insiden baku pukul dan baku dorong antara pasukan China dan pejaga perbatasan India.

Kepala Staf Angkatan Darat India MM Naravane telah mengunjungi lokasi perbatasan India-China sehingga menimbulkan spekulasi tensi konflik akan semakin tinggi.

Dikutip dari Wikipedia, Ladakh terletak di bagian timur pemerintahan Jammu dan Kashmir. Ladakh adalah salah satu daerah tempat tinggal tertinggi di muka bumi. Di wilayah ini bumi dan langit terkesan seperti bertemu. Ladakh memiiliki padang pasir luas yang dan gunung-gunung batu yang gelap. Ladakh, yang beribu kotakan Leh, bertetangga dengan Tibet.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china india nuklir

Sumber : Bloomberg

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top