Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ingatkan Warga Tak Salat Idulfitri di Masjid, Kepala Desa Ini Dianiaya

Polsek Bunobogo Buolmenetapkan 19 orang tersangka penganiayaan terhadap Kepala Desa Bulaguding, Kecamatan Gadung, Kabupaten Buol, Sulteng.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 24 Mei 2020  |  19:23 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kapolsek Bunobogu Buol Iptu M. Hasby menetapkan 19 orang tersangka penganiayaan terhadap Kepala Desa Bulaguding, Kecamatan Gadung, Kabupaten Buol Sulawesi Tengah.

Dia menjelaskan 19 orang jamaah masjid tersebut dijadikan tersangka usai melakukan Salat Idulfitri berjamaah di masjid dan menganiaya Kepala Desa serta tiga orang lainnya.

Menurut Hasby, peristiwa penganiayaan tersebut bermula ketika Kepala Desa mengimbau warga agar tidak Salat Idulfitri di masjid, mengingat Pemerintah Desa menerapkan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah tersebut.

"Jadi di wilayah tersebut kan masuk zona merah Covid-19 ya, kemudian Kepala Desa dan tiga orang lainnya mengingatkan agar Salat Idulfitri di rumah saja, kemudian ada provokator dan Kepala Desa serta tiga orang lain dikeroyok jamaah masjid itu," tuturnya kepada Bisnis, Minggu (24/5/2020).

Dia menjelaskan 19 orang tersangka tersebut telah dibawa ke Polres Buol untuk diproses hukum, usai hasil visum Kepala Desa dan tiga orang lain keluar dari pihak rumah sakit setempat.

Hasby mengimbau agar seluruh masyarakat patuh dan taat kepada aturan PSBB demi memutus mata rantai penyebaran di wilayah Buol Sulawesi Tengah.

"Semua pelakunya sudah dibawa ke Polres Buol untuk diproses hukum," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lebaran idulfitri
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top