Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Protes Pusat Belanja Beroperasi saat Pandemi Covid-19, DPR Minta Rumah Ibadah Dibuka

Ketua Komisi VIII DPR, Yandri Susanto mengatakan bahwa pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di tengah pandemi Covid-19 seharusnya juga diberlakukan untuk rumah ibadah seperti masjid.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 20 Mei 2020  |  13:37 WIB
Sekretaris Fraksi PAN di DPR Yandri Susanto (tengah) didampingi anggota Fraksi Andi Yuliani Paris (kiri) dan Amran melakukan konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (22/2). - Antara/Hafidz Mubarak A.
Sekretaris Fraksi PAN di DPR Yandri Susanto (tengah) didampingi anggota Fraksi Andi Yuliani Paris (kiri) dan Amran melakukan konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (22/2). - Antara/Hafidz Mubarak A.

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Komisi VIII DPR, Yandri Susanto mengatakan bahwa pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di tengah pandemi Covid-19 seharusnya juga diberlakukan untuk rumah ibadah seperti masjid.

Pernyataan itu disampaikannya seiring dengan diperbolehkan pusat perbelanjaan dan pasar beroperasi.

Yandri menilai ketimbang pusat perbelanjaan atau pasar, pembukaan masjid untuk kegiatan ibadah jemaah lebih terjamin dari penularan Covid-19. Sebab, jemaah sebelumnya pasti melakukan sterilisasi melalui protokol kesehatan ditambah dengan mensucikan diri dengan berwudu.

"Kalau pasar dibuka, bandara dibuka, mal dibuka. Saya minta masjid juga dibolehkan dong, kan lebih terjamin, orang sudah berwudu, pakai pakaian yang bersih, jarak bisa diatur, bisa lebih terarah tapi kenapa dilarang?,” ujar politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

Dia mengaku protes keras, karena mal-mal berjubel dan pasar lainnya penuh, sedangkan rumah ibadah masih ditutup.

Yandri mengatakan, seharusnya pemerintah tegas terhadap aturan yang tidak membolehkan adanya keramaian.

Dia mengatakan pasar harus ditutup dan sebagai gantinya pemerintah yang harus memenuhi kebutuhan rakyat.

"Kalau pemerintah mau tetap tegas, pasar ditutup, kebutuhan masyarakat dipenuhi. Seolah kita lawan Covid-19, tapi enggak punya apa-apa," katanya, Rabu (20/5/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

covid-19 Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top