Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penanganan Covid-19: 4 Poin Penting Pernyataan Presiden Saat Ratas Idulfitri

Presiden mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih atas peran umat Islam dalam penanggulangan Covid-19. Dalam hal ini, Presiden menyebut peran MUI, NU, Muhammadiyah dan seluruh Ormas Islam.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 19 Mei 2020  |  12:33 WIB
Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas percepatan penanganan pandemi Covid-19 melalui video conference dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin (18/5 - 2020)/Biro Pers Media Istana.
Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas percepatan penanganan pandemi Covid-19 melalui video conference dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin (18/5 - 2020)/Biro Pers Media Istana.

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyampaikan empat poin penting saat rapat terbatas menjelang Idulfitri 1441 Hijriah. 

Presiden mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih atas peran umat Islam dalam penanggulangan Covid-19. Dalam hal ini, Presiden menyebut peran MUI, NU, Muhammadiyah dan seluruh Ormas Islam.

"Pemerintah menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya yang pertama kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI), yang kedua kepada pengurus besar Nahdlatul Ulama, yang ketiga kepada PP Muhammadiyah dan semua ormas Islam yang lainnya yang telah mendukung dan membantu pemerintah dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid," ujar Presiden Jokowi saat membuka ratas persiapan Idulfitri.

Jokowi menyebutkan suasana Idulfitri saat sangat berbeda karena adanya pandemi Covid. Walau begitu, ujarnya, tetap perlu dilakukan persiapan dalam menjelang Idulfitri 1441 H.

"Saya sangat menghormati dan mengapresiasi adanya fatwa dan juga imbauan yang disampaikan kepada seluruh umat Islam di Indonesia terkait dengan peribadatan maupun amaliyah selama wabah covid ini, termasuk mendukung keputusan pemerintah untuk melarang mudik," ujar Jokowi.

Jokowi menyatakan bahwa pemerintah juga sangat terbantu oleh adanya berbagai aksi solidaritas dan kepedulian sosial yang muncul dari ormas-ormas Islam. Begitu juga dengan adanya inisiatif yang muncul dari masing-masing umat termasuk pemanfaatan zakat, infaq, dan sadaqah.

"Kita harapkan aksi solidaritas ini bisa terus berlanjut bisa meluas lebih besar sehingga menjadi sebuah gerakan besar dalam rangka meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan," ujar Jokowi.

Ketiga, lanjut Jokowi, kunci keberhasilan dari pengendalian penyebaran Covid-19 adalah kedisiplinan semua pihak. Termasuk kedisiplinan untuk mencuci tangan, menjaga jarak yang aman, memakai masker dan menghindari kerumunan-kerumunan keramaian atau konsentrasi massa.

"Saya minta protokol kesehatan betul-betul dipastikan di lapangan terutama menjelang Idulfitri dan pada saat nanti Idul fitri. Saya melihat pasar-pasar tradisional saat ini sudah mulai ramai karena banyak masyarakat yang belanja dalam rangka persiapan hari raya. Saya ingin ini dipastikan ada pengaturan jarak yang baik, memakai masker, petugas di lapangan betul-betul bekerja untuk mengingatkan mengenai protokol kesehatan secara terus-menerus," ujar Presiden.

Keempat, Presiden menekankan agar penerapan protokol kesehatan maupun aturan-aturan PSBB betul betul dijelaskan,  diberikan pemahaman, disosialisasikan bahwa pemerintah tidak melarang untuk beribadah.

"Justru pemerintah melalui kementerian agama mendorong agar setiap umat beragama meningkatkan kuantitaa dan kualitas ibadahnya masing-masing. Yang kita imbau, yang kita atur adalah peribadatannya, dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan dan anjuran beribadah di rumah yang bisa dilakukan bersama-sama," ujar Jokowi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi idulfitri Virus Corona
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top