Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kinerja Cemerlang Nintendo saat Pandemi

Terbatasnya aktivitas sosial dan ekonomi di seluruh dunia akibat wabah virus corona membawa berkah tersendiri bagi produsen gim video Nintendo Co.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 08 Mei 2020  |  09:53 WIB
Nintendo
Nintendo

Bisnis.com, JAKARTA – Terbatasnya aktivitas sosial dan ekonomi di seluruh dunia akibat wabah virus corona (Covid-19) membawa berkah tersendiri bagi produsen gim video Nintendo Co.

Kinerja perusahaan yang berbasis di Kyoto, Jepang, ini meningkat setelah penjualan konsol Nintendo Switch dan gim Animal Crossing melonjak di masa pandemi.

Dilansir dari Bloomberg, laba operasional Nintendo melonjak tiga kali lipat menjadi 89,5 miliar yen (US$842 juta) di kuartal I/2020, ditopang oleh penjualan gim terbarunya, Animal Crossing: New Horizons yang mencapai 13,4 juta kopi sejak peluncurannya 20 Maret lalu.

Selain itu, konsol Nintendo Switch juga terjual hingga 21 juta unit pada tahun fiskal 2019 yang berakhir Maret. Angka ini melampaui proyeksi perusahaan dan Morningstar Research yang memperkirakan penjualan mencapai 20 juta unit.

Terlepas dari kinerja positifnya, Nintendo masih berhati-hati dalam memberikan prospek tahun mendatang, sebagian besar karena ketidakpastian atas dampak pandemi Covid-19 pada produksi dan layanan perusahaan.

Nintendo memperkirakan penurunan laba operasional 15 persen, penjualan Switch menjadi 19 juta, dan penurunan penjualan gim Switch menjadi 140 juta kopi.

Presiden Direktur Nintendo Shuntaro Furukawa mengatakan perusahaan berupaya memacu produksi Switch setelah memperkirakan gangguan produksi akibat kelangkaan bahan baku komponen diperkirakan mereda selama musim panas.

“Kami memperkirakan dampak Covid-19 pada produksi kami akan hilang pada musim panas, dan perkiraan penjualan 19 juta kami didasarkan pada hal itu. Tetapi kami akan merevisi perkiraan tersebut jika dampak virus bertahan lebih lama dari perkiraan saat ini,” kata Furukawa kepada analis, seperti dikutip Bloomberg.

“Ada risiko bahwa kami mungkin perlu menunda rilis gim yang kami rencanakan untuk tahun fiskal ini. Tetapi, pada titik ini, kami tidak mengharapkan penundaan besar," tambahnya.

Sejumlah analis menganggap proyeksi tersebut sebagai langkah konservatif. CEO Kantan Games Inc, Serkan Toto mengatakan bahwa meskipun kinerja Nintendo mengesankan, tetapi manajemen menyiratkan bahwa penjualan Switch telah berada pada puncaknya.

“Yang aneh adalah Nintendo memperkirakan penurunan penjualan perangkat. Jadi Nintendo terlihat sangat konservatif, atau mereka berharap Covid-19 memiliki dampak besar pada permintaan atau rencana rilis gim mereka," lanjutnya.

Untuk saat ini, Nintendo tengah menikmati popularitas gim Animal Crossing: New Horizons yang melonjak, yang mendorong saham perusahaan menguat 40 persen sejak level terendah pada bulan Maret.

Gim bertemakan simulasi sosial ini sangat digemari di tengah wabah, karena pemain dapat berinteraksi satu sama lain di dunia virtual.

Popularitas Animal Crossing telah membuat Switch menjadi barang langka karena stok menipis di seluruh dunia. Perusahaan meminta pemasok untuk meningkatkan produksi Switch menjadi sekitar 22 juta unit untuk tahun fiskal berjalan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nintendo Virus Corona
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top