Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kartu Prakerja Solusi Hadapi Revolusi Industri 4.0

Mengacu kepada data hasil riset McKinsey & Company menyebutkan hingga tahun 2030 Indonesia berpotensi kehilangan 23 juta pekerjaan akibat Revolusi Industri 4.0.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 29 April 2020  |  18:44 WIB
Ilustrasi logo revolusi industri 4.0. - Reuters/Wolfgang Rattay
Ilustrasi logo revolusi industri 4.0. - Reuters/Wolfgang Rattay

Bisnis.com, JAKARTA – Mengacu kepada data hasil riset McKinsey & Company menyebutkan hingga 2030, Indonesia berpotensi kehilangan 23 juta pekerjaan akibat Revolusi Industri 4.0.

Menanggapi hal tersebut, Dirjen Pembinaan, Pelatihan dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan Bambang Satrio Lelono angkat bicara.

Dia mengatakan bahwa hal tersebut mampu mengubah dan menggeser posisi para tenaga kerja hingga pada akhirnya akan menghilangkan berbagai jenis pekerjaan, sehingga Kartu Prakerja menjadi solusinya.

Menurutnya, pemanfaatkan teknologi akan menciptakan lapangan pekerjaan dan banyak perubahan di masa depan. Ada potensi kehilangan lahan pekerjaan akan tergantikan dengan pekerjaan baru dan ini mengancam masyarakat tentunya.

"Jadi tak semua kemajuan teknologi akan berdampak negatif, sebab akan ada sekitar 27 hingga 46 pekerjaan baru muncul ini akan menggantikan pekerjaan lama yang telah hilang," ungkapnya melalui Video Conference bersama Media di Jakarta, Rabu (29/4/2020).

Oleh karena itu, dia mengklaim bahwa saat ini, pemerintah tengah berupaya dalam mencetuskan Kartu Prakerja agar masyarakat mampu mengembangkan kemampuannya sebagai tenaga kerja yang memiliki ragam kemampuan.

"Sebab banyak dari para pelatihan program Kartu Prakerja ini memiliki pelatihan up skilling untuk pembekalan terhadap tenaga kerja yang akan memasuki dunia kerja," terangnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Revolusi Industri 4.0 kartu prakerja
Editor : Andya Dhyaksa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top