Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kini, 89 Laboratorium Periksa Sampel Terkait Infeksi Covid-19 di Indonesia

Setelah sempat terkendala reagen, untuk pengujian, kini jumlah laboratorium yang menguji sampel terkait Covid-19 di Indonesia meningkat menjadi 89.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 29 April 2020  |  16:19 WIB
Juru Bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. JIBI - Bisnis/Nancy Junita
Juru Bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. JIBI - Bisnis/Nancy Junita

Bisnis.com, JAKARTA - Setelah sempat terkendala reagen, untuk pengujian, kini jumlah laboratorium yang menguji sampel terkait Covid-19 di Indonesia meningkat menjadi 89.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Ahmad Yurianto menyebutkan saat ini 89 laboratorium yang aktif melakukan pengujian.

":Lab yang aktif 89, ini terdiri atas 48 lab di rumah sakit seluruh indonesia, 15 lab di perguruan tinggi di Indonesia, 18 lab di jejaring Kemenkes, 5 lab di jejaring kesehatan daerah, serta 3 balai veteriner direktorart peternakan," ujar Yuri saat memberikan keterangan melalui video conference dari Graha BNPB, Rabu (29/4/2020).

Disebutkan Yuri saat ini terdapat 86.995 spesimen yang diuji dari 67.785 pasien.

Hingga hari Rabu (29/4/2020) tercatat 9.771 orang positif, kasus sembuh 1.391 dan kasus meninggal 784 orang, Adapun ODP tercatat mencapai 221.750 orang sedangkan PDP 21.653 orang.

"Kita berharap secepatnya bisa kita dapatkan hasil labnya sehingga bisa kita konfirmasikan," ujar Yuri terkait kondisi pasien.

Disebutkan bahwa 297 kabupaten/kota di seluruh provinsi Indonesai telah terdampak Corona.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top