Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Di Inggris, Golongan Pekerja Ini Paling Rentan Terdampak Virus Corona

Pekerja usia muda, wanita, dan pekerja dengan bayaran rendah di Inggris sangat rentan terhadap wabah virus corona terkait dengan kesehatan dan keuangan mereka, menurut penelitian dari Resolution Foundation.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 28 April 2020  |  07:32 WIB
Ilustrasi vaksin virus corona - istimewa
Ilustrasi vaksin virus corona - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Pekerja usia muda, wanita, dan pekerja dengan bayaran rendah di Inggris sangat rentan terhadap wabah virus corona terkait dengan kesehatan dan keuangan mereka, menurut penelitian dari Resolution Foundation.

Berdasarkan riset lembaga think tank tersebut, perempuan menjadi mayoritas dalam peran kunci di perawatan kesehatan, pendidikan, makanan, dan farmasi ritel. Dalam sebagian besar peran itu, menjaga jarak aktivitas sosial terkadang tidak dimungkinkan, sehingga mereka lebih rentan terhadap penularan.

Sementar itu, 30 persen pekerja dengan gaji terendah memiliki kemungkinan dua kali lebih besar untuk dipekerjakan sebagai pekerja kunci dibandingkan dengan 10 persen golongan pekerja dengan gaji tertinggi.

Pandemi ini menggarisbawahi ketidaksetaraan pendapatan di Inggris setelah satu dekade penghematan pasca-krisis keuangan. Pertumbuhan upah riil stagnan sementara layanan publik seperti perawatan kesehatan mengalami pemotongan anggaran.

Salah seorang peneliti di Resolution Foundation, Maja Gustafsson, mengatakan krisis telah menyoroti betapa pentingnya sektor pekerjaan yang pekerjanya selama ini digaji lebih rendah dari seharusnya.

"Fokus itu perlu dipertahankan karena pemerintah bertujuan untuk mengarahkan ekonomi ke arah pemulihan,” ungkap Gustafsson, seperti dikutip Bloomberg.

Selain itu, riset tersebut juga menunjukkan bahwa pekerja usia muda cenderung bekerja di sektor ekonomi yang terdampak dari penutupan aktivitas atau lockdown, seperti perhotelan, seni, dan perjalanan. Mereka yang lahir pada akhir 1990-an cenderung paling terpukul oleh krisis saat ini.

Lockdown terlah memberikan pukulan besar terhadap perekonomian Inggris. Bloomberg Economics memprediksi penurunan 17 persen dalam output pada kuartal kedua.

Sebuah laporan terpisah oleh Lloyds Banking Group Plc menunjukkan bahwa kepercayaan bisnis secara keseluruhan jatuh ke level terendah sejak krisis keuangan global pada 2008 bulan ini. Dengan rencana perekrutan jatuh ke level terendah sembilan tahun.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inggris Virus Corona
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top