Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

GP Farmasi Minta Peredaran Obat Tanpa Resep Tidak Dibatasi

Dia menerangkan obat bebas atau OTC itu ialah jenis obat yang ada di tengah masyarakat tanpa resep dokter. Dia mencontohkan jenis obat itu seperti obat pusing, demam, batuk, maag.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 27 April 2020  |  18:06 WIB
Apotek Guardian di Mal Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (17/3/2020). JIBI - Bisnis/ Devi Sri Mulyani
Apotek Guardian di Mal Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (17/3/2020). JIBI - Bisnis/ Devi Sri Mulyani

Bisnis.com, JAKARTA - Gabungan Perusahaan Farmasi (GP Farmasi) meminta pemerintah untuk tidak membatasi peredaran obat bebas atau over the counter (OTC) agar tersedia di tengah masyarakat.

Direktur Eksekutif GP Farmasi Dorojatun Sanusi beralasan hal itu dimaksudkan untuk memastikan ketersediaan berbagai obat tanpa resep dokter itu di berbagai tempat. Selain, kata dia, untuk membantu usaha-usaha mikro dan menengah mengingat pendapatan mereka yang kecil di tengah pandemi Covid-19.

“Masa obat bebas dibatasi peredarannya, kami sudah sampaikan juga agar masalah ini secara politis dapat diselesaikan,” kata dia saat memberi keterangan di dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan komisi VI DPR RI.

Dia menerangkan obat bebas atau OTC itu ialah jenis obat yang ada di tengah masyarakat tanpa resep dokter. Dia mencontohkan jenis obat itu seperti obat pusing, demam, batuk, maag.

“Salah satu poinnya ialah distribusi, hanya saat ujungnya tidak mudah,” ujarnya.

Pelaku industri farmasi khawatir kemungkinan terjadinya kenaikan harga obat mengingat dampak pandemi Covid-19 telah memengaruhi harga bahan baku dan biaya angkut.

Ketua GP Farmasi Tirto Kusnadi mengatakan saat ini bahan baku obat (BBO) sudah naik 30-300 persen. Belum lagi biaya angkut juga telah melunjak 3-5 kali lipat dari kondisi normal.

"Ongkos angkut naik tidak ketulungan karena pernerbangan sudah banyak yang dilarang tentu akan menjadikan harga obat naik," kata dia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obat Virus Corona
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top