Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hebat! Kamboja Nihil Kasus Baru Covid-19 selama 12 Hari

Ia juga mendorong masyarakat agar menggunakan masker, sering mencuci tangan dengan alkohol atau pencuci tangan antibakteri dan menghindari keramaian.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 April 2020  |  22:46 WIB
Perdana Menteri Kamboja Hun Sen mengikuti pertemuan Asean Leaders Gathering di Hotel Sofitel, Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10/2018). - ANTARA/Afriadi Hikmal
Perdana Menteri Kamboja Hun Sen mengikuti pertemuan Asean Leaders Gathering di Hotel Sofitel, Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10/2018). - ANTARA/Afriadi Hikmal

Bisnis.com, JAKARTA - Perdana Menteri Kamboja Samdech Techo Hun Sen, Jumat (24/4/2020), meminta warganya agar tetap waspada meski tidak kasus baru Covid-19 selama 12 hari terakhir.

"Meski tingkat infeksi Covid-19 di negara kami tidak meningkat tajam dibanding negara lain dalam beberapa hari belakangan dan banyak pasien dinyatakan sembuh, kami harus tetap waspada sebab belum ada obat tertentu untuk mengobati penyakit sangat menular Covid-19," tulisnya di akun Fcebook.

"Jika tidak perlu, mohon jangan keluar rumah," kata Hun Sen.

Ia juga mendorong masyarakat agar menggunakan masker, sering mencuci tangan dengan alkohol atau pencuci tangan antibakteri dan menghindari keramaian.

Menurut perdana menteri, jalan-jalan di Ibu Kota Phnom Penh kembali padat setelah tidak adanya kasus baru yang dilaporkan oleh kerajaan sejak 12 April.

Kamboja sejauh ini mencatat 122 kasus terkonfirmasi Covid-19, dengan 110 pasien sembuh, menurut pernyataan Kementerian Kesehatan pada Jumat.

"Tingkat kesembuhan pasien virus corona di Kamboja mencapai 90,16 persen," bunyi pernyataan tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kamboja Virus Corona

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top