Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Per Hari Ini, Pemerintah Larang Kendaraan Keluar-Masuk Wilayah PSBB

Pemerintah telah melarang kendaraan untuk keluar masuk wilayah PSBB. Pelarangan ini tidak ada pengecualian, termasuk transportasi umum.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 24 April 2020  |  16:05 WIB
Kepadatan jelang Gerbang Tol Cikampek Utama. / ANTARA
Kepadatan jelang Gerbang Tol Cikampek Utama. / ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengungkap bahwa menjalani Ramadhan pada tahun ini bakal berbeda dibanding sebelum-sebelumnya. Sebab, Ramadan kali ini tepat di tengah wabah Covid-19.

"Banyak hal yang tidak bisa kita laksanakan seperti salat tarawih di masjid. Ada yang tidak bisa kita lakukan seperti beritikaf di masjid 10 hari terakhir; tidak bisa lagi buka puasa bersama di luar rumah; atau sahur on the road," ucap pria yang biasa disapa Yuri itu, Jumat (24/4/2020).

Yuri menegaskan termasuk mudik, hal ini memang tidak diperbolehkan selama Covid-19 masih belum mereda. Hal ini juga sesuai Permenhub No 25/2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam Musim Mudik 2020.

Beleid tersebut, menurut Yuri, sudah berlaku per hari ini hingga 31 Mei 2020 untuk semua transportasi. "Peraturan ini sudah resmi berlaku hari ini sampai dengan 31 Mei 2020 untuk semua transportasi darat laut udara dan KA khususnya untuk kendaraan pribadi mobil, dan sepeda motor motor.

Demikian juga untuk transportasi umum. "Serta kendaraan umum penumpang, bus, angkot, pesawat, kapal, angkut sungai, danau dan penyeberangan. Jadi saudara-saudara sekalian, tetaplah di rumah," katanya.

Hingga Jumat (24/4) ini, telah terjadi penambahan pasien positif atau pun meninggal yang cukup signifikan di Indonesia. Dalam catatan Gugus Tugas Covid-19, terdpat 436 tambahan posien positif. Dan yang meninggal mencapai 42 orang.

Maka, total pasien positif hingga hari ini adalah 8.211 orang dan meninggal 689. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19
Editor : Andya Dhyaksa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top