Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cara Warga Binaan di Sorong Minta Dibebaskan: Berbuat Onar

Aksi tersebut dilakukan oleh 355 warga binaan dengan membakar kasur dan berusaha menjebol tembok guna membebaskan diri. Namun, aksi tersebut berhasil digagalkan aparat TNI dan Polri.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 April 2020  |  02:07 WIB
Ilustrasi. Narapidana berada di dalam Rumah Tahanan Klas IIB Kota Pekanbaru, Riau, Minggu (7/5). - Antara/Priyatno
Ilustrasi. Narapidana berada di dalam Rumah Tahanan Klas IIB Kota Pekanbaru, Riau, Minggu (7/5). - Antara/Priyatno

Bisnis.com, JAKARTA - Ratusan Warga Binaan Lapas Sorong, Provinsi Papua Barat berbuat onar agar dibebaskan dengan alasan kemanusiaan di tengah wabah Covid-19 yang melanda Indonesia, Rabu (22/4/2020).

Narapidana tersebut membakar kasur dan berusaha menjebol tembok guna membebaskan diri, tapi aksi tersebut berhasil digagalkan aparat TNI dan Polri.

Kepala Lapas Sorong Nunus Ananto yang dikonfirmasi mengatakan aksi yang dilakukan oleh 335 warga binaan tersebut bertujuan agar mereka dibebaskan.

"Mereka minta dibebaskan dengan alasan kemanusiaan ingin merasakan hidup bebas seperti warga lainnya dan khawatir dengan wabah ini," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa situasi sudah aman dan petugas Lapas melakukan pendekatan persuasif dengan narapidana tersebut agar kembali ke kamar masing-masing.

Kapolres Sorong Kota AKBP Ary Nyoto Setiawan yang memberikan keterangan terpisah, mengatakan bahwa sekitar 300 prajurit gabungan TNI dan Polri diturunkan guna mengamankan situasi.

Ia menyampaikan bahwa aksi warga binaan tersebut berkaitan dengan permintaan asimilasi dan mereka dihimbau agar tenang sehingga permasalahan dapat diselesaikan.

"Di lapangan sudah tenang dan warga binaan dihimbau agar tidak lagi beraksi. Aparat gabungan TNI dan Polri masih terus siaga sampai situasi benar-benar aman," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

papua napi Virus Corona

Sumber : Antara

Editor : Andya Dhyaksa

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top