Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah Desa Siapkan Ruang Isolasi Untuk 35.000 ODP Corona

Sebanyak 8.954 desa telah menyiapkan ruang isolasi untuk orang dalam pemantauan (ODP) virus corona atau covid-19. Adapun, ruang isolasi tersebut memfasilitasi lebih dari 35.000 tempat tidur.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 20 April 2020  |  13:40 WIB
Petugas wisma atlet melintasi pintu Wisma Atlet Jakabaring Palembang, Sumatera Selatan, Senin (30/3/2020). Pemerintah Proviinsi Sumsel menyiapkan 900 unit kamar Wisma Atlet Jakabaring Palembang untuk menampung Orang Dalam Pemantauan (ODP) paparan COVID-19. - ANTARA FOTO/Feny Selly
Petugas wisma atlet melintasi pintu Wisma Atlet Jakabaring Palembang, Sumatera Selatan, Senin (30/3/2020). Pemerintah Proviinsi Sumsel menyiapkan 900 unit kamar Wisma Atlet Jakabaring Palembang untuk menampung Orang Dalam Pemantauan (ODP) paparan COVID-19. - ANTARA FOTO/Feny Selly

Bisnis.com, JAKARTA - Sebanyak 8.954 desa telah menyiapkan ruang isolasi untuk orang dalam pemantauan (ODP) virus corona atau covid-19. Adapun, ruang isolasi tersebut memfasilitasi lebih dari 35.000 tempat tidur.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar mengatakan, tempat isolasi tersebut telah menangani sebanyak 24.519 ODP.

"Artinya desa sudah bagus, dan menuju desa mandiri dalam pencegahan dan penanganan covid-19," ujarnya dikutip dalam keterangan resmi Senin (20/4/2020).

Dia mengatakan ruang isolasi desa memanfaatkan gedung-gedung yang tersedia di desa, seperti balai desa, ruang pertemuan desa, gedung PAUD dan sekolah, dan rumah-rumah warga yang telah dikosongkan. Tentunya, ruang isolasi tersebut dilengkapi dengan kamar mandi, air, listrik, dan logistik.

"Ruang isolasi ini penting, karena tidak semua warga desa, meski rumahnya luasannya cukup, belum tentu bisa dijadikan tempat isolasi mandiri. Misalnya kamar di rumahnya hanya satu, ini kan sulit jika kamarnya cuma satu," katanya.

Dia mengatakan ruang isolasi desa disiapkan oleh relawan desa lawan covid-19 yang diketuai oleh kepala desa, sebagai wakil kepala BPD, dan beberapa anggota yang mewakili seluruh komponen desa.

Saat ini, sebanyak 40.000 atau 53 persen desa di Indonesia telah membentuk relawan desa lawan covid-19.

"47 persen desa lainnya masih terus berproses dan terus kita lakukan pengawasan dan pemantauan dalam membentuk relawan desa lawan covid-19," ungkapnya.

Dia mengajak seluruh kepala desa untuk serius menyiapkan desa tanggap covid-19. Menurutnya, penanggulangan tandem global ini di perdesaan sangat penting untuk menekan angka penyebaran.

"Jika sekup kecil seperti di desa selesai, maka akumulasi sekup kecil ini akan berdampak pada sekup yang lebih luas, baik di kecamatan, kemudian kabupaten, provinsi, dan nasional," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

desa Virus Corona
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top