Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Maskapai Penerbangan South African Airways Terancam Bangkrut  

Maskapai penerbangan pelat merah, South African Airways terancam bangkrut setelah gagal mendapat bantuan dari pemerintah
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 April 2020  |  02:00 WIB
Pilot dan kru pesawat memberi penghormatan terakhir kepada pesawat Garuda Boeing 747-400 di Hanggar 4 GMF Aero Asia, Tangerang, Banten, Senin (9/10). - JIBI/Felix Jody Kinarwan
Pilot dan kru pesawat memberi penghormatan terakhir kepada pesawat Garuda Boeing 747-400 di Hanggar 4 GMF Aero Asia, Tangerang, Banten, Senin (9/10). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA—Setelah terbang selama 86 tahun, maskapai penerbangan South African Airways terancam bangkrut bahkan berencana untuk memutuskan hubungan pekerjaan seluruh karyawannya.

Dikutip dari Bloomberg, Minggu (19/4/2020) dini hari, Departemen Perusahaan Publik menyatakan tak ada kesepakatan yang tecapai dari diskusi yang dilakukan dengan perusahaan. Sebelumnya, perusahaan menyampaikan permintaannya untuk bantuan keuangan sehingga perusahaan bisa bertahan.

Sayangnya, permintaan tersebut tak terkabul. Namun, pemerintah belum mau memberikan keterangan lebih lanjut.

“Terdapat sejumlah diskusi terkait dengan model bisnis South African Airways saat ini, keberhasilan penyelamatan proses bisnis dan hasil terbaik yang memungkinkan bagi karyawan,” katanya.

Perusahaan disebut telah menawarkan kesepakatan dengan 4.700 karyawan pada akhir bulan. Kompensasi yang diberikan kepada karyawan yakni pembayaran satu bulan gaji untuk setiap layanan dan akan tergantung pada hasil likuidasi aset seperti perumahan.

Perusahaan juga telah bergantung pada kesepakaan garansi utang dari pemerintah selama bertahun tahun dan mencetak laba terakhir pada 2011. Pandemi Covid-19 pada akhirnya membuat perusahaan harus menghentikan layanan penumpang kendati pelayanan kargo masih berjalan ke beberapa negara seperti Jerman dan Brasil.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

maskapai penerbangan

Sumber : Bloomberg

Editor : Duwi Setiya Ariyanti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top