Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kawasan Pertanian Terpadu Ciater Siap Digunakan untuk Isolasi ODP dan Pasien COVID-19

Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengubah sementara waktu penggunaan Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) di Ciater, Serpong menjadi Rumah Lawan COVID-19, khusus untuk menangani orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 14 April 2020  |  09:21 WIB
Pekerja merapihkan tempat tidur yang akan digunakan di Rumah Lawan Covid-19, di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin (13/4/2020). Rumah Lawan Covid-19 yang yang terdiri dari 140 kamar sudah siap digunakan untuk mengkarantina atau mengisolasi warga Tangsel yang terkatagori ODP dan PDP tanpa gejala selama empat belas hari kedepan. - Antara/Muhammad Iqbal\n
Pekerja merapihkan tempat tidur yang akan digunakan di Rumah Lawan Covid-19, di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin (13/4/2020). Rumah Lawan Covid-19 yang yang terdiri dari 140 kamar sudah siap digunakan untuk mengkarantina atau mengisolasi warga Tangsel yang terkatagori ODP dan PDP tanpa gejala selama empat belas hari kedepan. - Antara/Muhammad Iqbal\\n

Bisnis.com, TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengubah sementara waktu penggunaan Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) di Ciater, Serpong menjadi Rumah Lawan COVID-19, khusus untuk menangani orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP).

Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany mengatakan Rumah Lawan COVID-19 bisa digunakan pada pekan ini setelah proses pekerjaan telah dilaksanakan sejak pekan lalu.

"Jadi, warga yang memiliki ODP tanpa gejala dan PDP dengan gejala ringan bisa dirawat di Rumah Lawan COVID-19 ini. Bila kondisinya membaik bisa langsung dipulangkan. Tetapi jika semakin parah, langsung dirujuk ke rumah sakit rujukan," ujarnya dalam keterangannya di Tangerang, Selasa (14/4/2020).

Airin menuturkan pengelolaan Rumah Lawan COVID-19 akan dipegang langsung oleh Dinas Kesehatan.

Seluruh tenaga medis akan diperbantukan dari Palang Merah Indonesia (PMI). "Ini adalah komitmen Pemkot Tangsel (Tangerang Selatan) dalam menangani pasien COVID-19," katanya.

Koordinator Rumah Lawan COVID-19 Kota Tangerang Selatan dr Suhara menuturkan Rumah Lawan COVID-19 memiliki kapasitas 120 tempat tidur dengan tenaga medis yang terdiri atas dokter, perawat, petugas kebersihan, dan mereka yang khusus memberikan makan kepada pasien.

Nantinya, katanya, ada enam petugas yang akan berjaga di setiap tim. "Kita membagi tiga tim, setiap tim ada enam petugas yang terdiri dari dokter, perawat, pemberi makan, petugas kebersihan," ungkapnya.

Rumah Lawan COVID-19 dijaga ketat oleh petugas kepolisian, Satpol PP, dan TNI.

"Kita ingin membuat suasana senyaman mungkin, meski tidak senyaman rumah sendiri, setiap kamar ada lemari, meja, kursi, wifi, dan untuk ODP ada televisi, bahkan kita menyiapkan mesin cuci, mereka bisa mencuci sendiri di sana," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona tangsel

Sumber : Antara

Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top