Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Trump Ancam Bekukan Dana WHO, Tedros Adhanom: Jangan Politisasi Corona

Badan Kesehatan Dunia atau WHO (World Health Organization) mengingatkan agar para pemimpin dunia untuk tidak mempolitisasi kasus penanganan pandemi Virus Corona (Covid-19).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 April 2020  |  13:50 WIB
Loading the player ...
Simak pernyataan Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus terkait isu politisasi mulai menit 46:04, dari video streaming World Health Organization (WHO) ini

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Kesehatan Dunia atau WHO (World Health Organization) mengingatkan agar para pemimpin dunia untuk tidak mempolitisasi kasus penanganan pandemi Virus Corona (Covid-19).

"Tolong karantina upaya memolitisasi Covid. Jika kita ingin menang, kita tidak boleh membuang waktu untuk saling menyalahkan," desak Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus di Jenewa pada Rabu (8/4), seperti dilaporkan Xinhua, Kamis (9/4/2020).

Menurutnya, "persatuan adalah satu-satunya pilihan untuk mengalahkan virus ini."

Ketika menjawab pertanyaan dari awak media terkait ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk membekukan aliran dana negaranya ke WHO, Tedros menuturkan bahwa pesannya kepada dunia saat ini adalah persatuan dan solidaritas, alih-alih upaya memolitisasi virus itu.

"Saya akan menganjurkan dua hal kepada dunia," katanya dalam konferensi pers virtual dari Jenewa. Hal pertama adalah persatuan nasional, sementara solidaritas global menjadi hal yang kedua.

Ancaman Trump itu terlontar karena WHO dituding terlalu China-sentris dalam menangani pandemi WHO, karena dinilai lebih berpihak ke China.

Tedros menekankan bahwa pada tingkat nasional, para pemimpin harus melakukan upaya lintas partai.

"Pesan saya untuk partai-partai politik, jangan memolitisasi virus ini. Jika Anda peduli pada masyarakat, lakukan upaya lintas partai dan ideologi. Tanpa persatuan, kami tegaskan, negara mana pun yang mungkin memiliki sistem kesehatan yang lebih baik akan menghadapi masalah, dan lebih banyak krisis," sebut Tedros.

"Tidak perlu memanfaatkan COVID untuk meraih poin politik. Anda memiliki banyak cara lain untuk membuktikan diri. Ini bukan hal yang dapat digunakan untuk kepentingan politik. Itu seperti bermain api," imbuh Tedros.

"Saat ini, AS dan China, seluruh anggota G20 lainnya serta semua negara di dunia harus bersatu demi memerangi virus itu," ujarnya. Dia juga mengatakan bahwa, "ketika ada keretakan di tingkat nasional dan global, saat itulah virus tersebut berhasil."

Sebelumnya pada hari yang sama, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyerukan dukungan terhadap WHO.

"Saya meyakini bahwa WHO harus didukung, karena organisasi itu sangat penting dalam upaya dunia memenangkan perang melawan COVID-19," tutur Guterres dalam pernyataan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

who Virus Corona Donald Trump covid-19

Sumber : Xinhua/Antara

Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top