Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IMF Pinjami Rwanda Rp1,8 Triliun untuk Perangi COVID-19

Rwanda mendapatkan pinjaman dana darurat senilai US$109,4 juta (sekitar Rp1,8 triliun) dari Dana Moneter Internasional (IMF) untuk menangani penyebaran wabah virus corona.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 03 April 2020  |  16:44 WIB
Kigali. ibu kota Rwanda. - Bloomberg
Kigali. ibu kota Rwanda. - Bloomberg

Bisnis.com, KIGALI – Rwanda mendapatkan pinjaman dana darurat senilai US$109,4 juta (sekitar Rp1,8 triliun) dari Dana Moneter Internasional (IMF) untuk menangani penyebaran wabah virus corona jenis baru COVID-19.

Rwanda adalah negara pertama di Afrika yang mengambil pinjaman tersebut, kata IMF pada Kamis (2/4/2020) malam.

Negara di Afrika timur itu sejauh ini melaporkan 84 kasus virus corona, menurut data Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Rakyat Rwanda sedang bergulat dengan harga bahan makanan yang tinggi saat pemerintah pada Kamis mengumumkan perpanjangan karantina wilayah secara nasional selama 15 hari lagi.

"Wabah COVID-19 telah membuat ekonomi Rwanda terhenti sehingga membutuhkan neraca pembayaran yang mendesak," kata Tao Zhang, Wakil Direktur Pelaksana IMF.

Pinjaman tersebut, yang diberikan di bawah program Fasilitas Kredit Cepat, akan membantu negara itu menanggulangi dampak wabah COVID-19 pada perdagangan, pariwisata, dan cadangan devisa, juga memungkinkan peningkatan pemenuhan kebutuhan kesehatan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

imf rwanda Virus Corona

Sumber : Antara/Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top