Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Indonesia Usul KTT Asean April 2020 Dilakukan Secara Virtual

Di tengah pandemi Corona, Pemerintah Indonesia mengusulkan agar KTT Asean yang akan dilangsungkan pada 6 April hingga 9 April 2020 bisa tetap diselenggarakan melalui saluran virtual.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 02 April 2020  |  10:39 WIB
Presiden Joko Widodo mengikuti Sidang Pleno KTT ke-34 Asean di Bangkok, Thailand, Sabtu (22/6/2019). - ANTARA/Puspa Perwitasari
Presiden Joko Widodo mengikuti Sidang Pleno KTT ke-34 Asean di Bangkok, Thailand, Sabtu (22/6/2019). - ANTARA/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Indonesia mengusulkan agar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asean pada April nanti tetap dilangsungkan, tetapi melalui saluran virtual.

Plt Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan di tengah wabah Covid-19 ada kemungkinan KTT Asean yang semula dijadwalkan pada 6 - 9 April 2020 akan ditunda.

Namun, dia mengusulkan KTT Asean dapat dilakukan melalui konferensi video seperti yang dilakukan oleh kepala negara G20 pada pertemuan akhir Maret lalu.

“Bu Menteri [Retno Marsudi] selalu berkomunikasi dengan menteri luar negeri Asean agar inilah waktunya kita sebagai negara untuk menangani isu ini melalui video conference. Vietnam sebagai ketua Asean sedang mengeksplor usulan Indonesia ini,” katanya dalam press briefing pada Rabu (1/4/2020).

Sebelumnya, Indonesia telah melakukan pertemuan virtual ASEAN Coordinating Council Working Group (ACCWG) on Public Health Emergencies pada Senin, 31 Maret 2020.

Dikutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri, Indonesia memandang bahwa KTT Khusus ini akan bermanfaat dalam berbagi pengetahuan dan pengalaman dari pemimpin Jepang, Korea dan China yang telah berpengalaman baik dalam membendung penyebaran Covid-19. KTT juga akan memperkuat kolaborasi Asean Plus Three dalam mempermudah akses peralatan kesehatan, obat-obatan, dan kerja sama riset pembuatan vaksin.

Indonesia menilai KTT Khusus ini akan memberikan sinyal positif kepada masyarakat, dunia usaha dan investor, mengenai langkah bersama para Pemimpin Asean Plus Three dalam menangani penyebaran Covid-19 dan dampak ekonomi yang ditimbulkannya.

Selain mendesak diadakannya KTT Khusus, Indonesia juga menegaskan pentingnya Asean untuk tetap menghormati dan menjalankan komitmen dalam memberikan pelindungan dan bantuan kepada pekerja migran, termasuk bantuan untuk warga negara anggota Asean di negara ketiga.

Pertemuan virtual ini diikuti pejabat tinggi bidang kesehatan, politik, ekonomi, dan sosial budaya dari 10 negara Asean. Adapun, isu yang dibahas meliputi berbagai upaya dalam meningkatkan pertukaran informasi dan best practices dalam mengurangi penyebaran Covid-19.

Selain itu juga rencananya akan dibahas isu mengenai pencegahan disinformasi dan berita bohong, saling memberikan perlindungan dan dukungan kepada warga negara Asean termasuk di negara ketiga, dan meminimalisir dampak sosial dan ekonomi melalui kerja sama jangka pendek dan panjang.

Kerja sama tersebut akan diarahkan untuk menjamin investasi dan jasa berjalan dengan normal kembali, bantuan kepada pelaku bisnis UMKM dan kelompok rentan, serta memastikan lancarnya suplai bahan-bahan yang dibutuhkan dalam situasi pandemi.

Saat ini, negara-negara Asean sedang dalam proses membentuk Asean Covid-19 Response Fund yang diambil dari dana kerja sama Asean dengan negara mitra.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenlu ktt asean Virus Corona covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top