Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah Puji Tenaga Kesehatan, Kepala Daerah, Hingga Ojol dan Relawan

Yuri mengatakan bahwa sosok-sosok tersebut adalah orang-orang yang mengaplikasikan slogan we stay work for you please stay here for us. Untuk itu, pemeirntah berterima kasih atas kontribusi mereka.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 31 Maret 2020  |  17:12 WIB
Pengemudi ojek online menunggu penumpang di kawasan Mayestik, Jakarta, Rabu (18/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengemudi ojek online menunggu penumpang di kawasan Mayestik, Jakarta, Rabu (18/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Mengakhiri bulan Maret 2020, Juru Bicara Pemerintah untuk Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19, Achmad Yurianto, mengungkapkan banyak apresiasi terhadap seluruh pemangku kepentingan yang ikut membantu pemerintah melawan pandemi virus Corona (Covid-19).

Pertama, Yuri mengapresiasi perjuangan para tenaga medis dan kesehatan, usaha di sektor kebutuhan pokok, serta jasa transportasi logistik--baik supir ojek online (Ojol) dan angkutan umum yang masih terus bekerja demi memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Mereka-mereka inilah yang mengangkat banner 'we stay work for you please stay here for us', kami bekerja untuk anda, tetaplah di rumah untuk kami," ungkapnya lewat konferensi pers secara dalam jaringan (daring) di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Selasa (31/3/2020).

Selain itu, Yuri secara khusus menyampaikan rasa terima kasih atas sumbangan masyarakat ke dua rekening yang telah disediakan untuk menampung bantuan. Yuri menyebut, nilai yang telah tertampung di kedua rekening hingga kini telah mencapai masing-masing lebih dari Rp40 miliar.

Yuri menjamin bantuan-bantuan ini akan terus disalurkan untuk secara serius menangani kebutuhan penanganan Covid-19.

Misalnya alat pelindung diri (APD) untuk para dokter dan tenaga kesehatan telah didistribusikan lebih dari 191.000 pcs ke seluruh RS rujukan, masker bedah hingga 12 juta pcs, dan masker N95 sekitar 133.000 pcs, serta ratusan ribu alat rapid test untuk screening ke daerah-daerah terdampak.

Terkait hal ini, Yuri pun mengapresiasi para kepala daerah, gubernur, wali kota, dan bupati, yang terjun langsung melawan pandemi Covid-19.

"Seluruhnya merespon dan sampai sekarang sudah ada 7 Provinsi dan 41 Kab/Kota yang menetapkan status siaga darurat bencana wabah Covid-19. [Serta] 16 Provinsi dan 86 Kabupaten/Kota telah membentuk Gugus Tugas Penanganan wabah Covid-19," ungkapnya.

"Berbagai daerah melawan Covid-19 dengan berbagai inovasi, termasuk mengawasi mobilitas penduduk yang ada di wilayahnya. Oleh karena itu, tetap kita akan konsekuen dan bersungguh-sungguh untuk memutus penularan ini," tambah Yuri.

Terakhir, Yuri menjelaskan bahwa dengan terus bersama-sama melawan Covid-19, pemerintah optimistis pandemi ini akan segera berakhir.

Kuncinya, yakni tetap konsisten melakukan social distancing atau jaga jarak sosial antarwarga lebih dari 2 meter, menjaga tubuh tetap sehat, dan memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan tetap di rumah, serta rajin menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

"Tetap aman dan produktif di rumah. Kami yakin kita semua sayang dengan keluarga kita. Oleh karena itu, sebaiknya tunda dulu untuk melaksanakan perjalanan panjang dalam rangka pulang ke kampung. Karena virus ini akan berpindah bersamaan dengan pergerakan orang yang terinfeksi," jelas Yuri.

"Oleh karena itu, kita yakinkan benteng untuk melawan virus ini adalah rumah kita, keluarga kita. Mari jadilah pahlawan, lindungi diri anda, lindungi keluarga anda, lindungi tetangga anda. Maka inilah cara yang paling benar untuk melindungi bangsa kita. Saya yakin, optimistis, kita bersama-sama mampu melaksanakan ini. Indonesia pasti bisa!" tutupnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19
Editor : Andya Dhyaksa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top