Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bob Hasan Meninggal, Kondisinya Drop Saat Akan Kemoterapi Ketiga

Hendri menuturkan Bob dirawat di RSPAD Gatot Soebroto hampir tiga minggu sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 31 Maret 2020  |  13:53 WIB
Bob Hasan saat menghadiri operasi Katarak gratis di Jakarta, Sabtu (22/10/2016). Bisnis - Abdullah Azzam
Bob Hasan saat menghadiri operasi Katarak gratis di Jakarta, Sabtu (22/10/2016). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Humas Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), Hendri Firzani, mengatakan bahwa pengusaha nasional Bob Hasan menderiya kanker paru sebelum meninggal di RSPAD Gatot Soebroto, Selasa (31/3/2020).

 “Kankernya sebenarnya sudah dideteksi tiga bulan lalu, dari bulan Januari. Sempat kemoterapi dua kali, karena kondisi faktor usia, jadi mau kemoterapi ketiga beliau drop, terus dirawat di RSPAD,” ujarnya melalui sambungan telfon kepada Bisnis, Jakarta, Selasa (31/3/2020).

Hendri menuturkan Bob dirawat di RSPAD Gatot Soebroto hampir tiga minggu sebelum dinyatakan meninggal dunia.

Bob rencananya akan dimakamkan di Unggaran, Semarang.

“Satu kompleks pemakaman dengan ayahanda beliau, Pak Gatot Subroto, di Unggaran,” terangnya.

Keluarga dekat Bob akan mengikuti rombongan mengantarkan jenazah dari rumah duka, di Jalan Sinjaya, Kebayoran Baru Jakarta Selatan, menuju Unggaran, Semarang.

Bob Hasan lahir di Semarang Jawa Tengah pada 24 Februari 1931. Dia adalah pengusaha dan pernah menjabat Menteri Perindustrian dan Perdagangan Indonesia pada Kabinet Pembangunan VII.

Bob Hasan sejak kecil diasuh sebagai anak oleh Jenderal Gatot Subroto. Namanya mencuat karena berbisnis dalam industri kayu.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pengusaha
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top