Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Toyota Dikabarkan Cari Pinjaman di Bank Jepang

Toyota Motor Corp. dikabarkan tengah mencari pinjaman senilai 1 triliun yen (US$9 miliar) dari Sumitomo Mitsui Banking Corp. and MUFG Bank Ltd.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 27 Maret 2020  |  19:43 WIB
Sebuah mobil Toyota Mirai terlihat di Pameran Industri Otomotif Internasional Shanghai. -  REUTERS / Aly Song
Sebuah mobil Toyota Mirai terlihat di Pameran Industri Otomotif Internasional Shanghai. - REUTERS / Aly Song

Bisnis.com, JAKARTA— Toyota Motor Corp. dikabarkan mencari pinjaman senilai 1 triliun yen (US$9 miliar) dari Sumitomo Mitsui Banking Corp. and MUFG Bank Ltd.

Dilansir dari Bloomberg, Jumat (27/3/2020), informasi tersebut didapat dari sumber Bloomberg yang menyebutkan bahwa upaya itu merupakan bagian dari mitigasi risiko perusahaan untuk menghadapi tekanan akibat wabah virus corona atau Covid-19.

Meskipun Toyota memiliki profil utang paling kuat diantara para produsen mobil lainnya, risiko kredit tercatat terus naik. Per Kamis (26/3/2020), Moody’s Investors Service memangkas peringkat kredit perusahaan ini menjadi A1 dari Aa3.

Bloomberg berusaha menghubungi perwakilan dari kedua bank tersebut tetapi mereka tidak memberikan respons.

“Kami terus mengevaluasi kebutuhan pendanaan. Hingga saat ini, belum ada kepastian terkait hal itu [pinjaman],” kata juru bicara Toyota.

Toyota berencana menghentikan produksi di tujuh pabriknya mulai 3 April 2020. Perusahaan ini juga menangguhkan operasional pabrik di India ketika pemerintahan India memberlakukan karantina wilayah di wilayah ini.

Tak hanya itu, produksi juga dihentikan di Amerika Utara, Prancis, Filipina, dan Brazil seiring dengan upaya negara-negara yang memberlakukan pembatasan pergerakan sosial.

Mengutip laporan Goldman Sachs Group Inc., wabah Covid-19 berpeluang memangkas profit Toyota hingga 170 miliar yen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

toyota pinjaman pendanaan

Sumber : Bloomberg

Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top