Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Update Virus Corona: Jumlah Korban Jiwa Tembus 21.000

Angka kematian akibat virus corona (Covid-19) di seluruh dunia telah melampaui 21.000 jiwa, didorong melonjaknya jumlah korban jiwa di Italia dan Spanyol.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 26 Maret 2020  |  07:50 WIB
Tenaga medis di RS San Raffaele, Milan, 23 Maret 2020, sedang menerima pasien./Bloomberg-Miguel Medina - AFP via Getty Images
Tenaga medis di RS San Raffaele, Milan, 23 Maret 2020, sedang menerima pasien./Bloomberg-Miguel Medina - AFP via Getty Images

Bisnis.com, JAKARTA – Angka kematian akibat virus corona (Covid-19) di seluruh dunia telah melampaui 21.000 jiwa, didorong melonjaknya jumlah korban jiwa di Italia dan Spanyol.

Dikutip dari www.worldometers.info, jumlah korban jiwa di Italia melonjak sebanyak 683 menjadi 7.503 orang hingga Kamis (26/3/2020) pagi WIB. Lonjakan signifikan juga dicatatkan Spanyol sebanyak 656 jiwa, disusul Prancis dengan 231 jiwa dan AS dengan 151 jiwa.

Jumlah korban jiwa di Prancis yang mencapai 3.647 jiwa juga telah melampaui korban jiwa di China, tempat wabah corona bermula. Di China, jumlah korban meninggal hingga saat ini mencapai 3.281 orang sejak wabah ini pertama kali mengemuka di kota Wuhan pada akhir Desember 2019.

Total, jumlah korban jiwa di seluruh dunia mencapai 21.180 orang hingga Kamis. Secara jumlah kasus, China tetap mencatat angka terbesar yakni 81.218 kasus. Virus ini juga telah menjalar ke 197 negara lainnya di dunia.

Menyusul China berturut-turut adalah Italia dengan 74.386 kasus, Amerika Serikat dengan 65.652 kasus, dan Spanyol yang mencatat 49.515 kasus. Adapun Indonesia mencatatkan total 790 kasus dan 58 korban jiwa.

Dari total 468.299 kasus virus corona di seluruh dunia, sebanyak 113.812 orang dinyatakan berhasil sembuh, sedangkan 333.307 pasien masih terinfeksi, dengan 14.897 di antaranya dalam kondisi serius atau kritis.

Di Inggris, Pangeran Charles dikonfirmasi positif terinfeksi Covid-19. Pewaris tahta kerajaan Inggris tersebut menambah daftar petinggi di Inggris yang terinfeksi. Sebelumnya, sejumlah politisi di parlemen termasuk menteri kesehatan juga telah terinfeksi Covid-19.

Tersebarnya wabah di kalangan politisi memaksa parlemen untuk tutup dan menghentikan kegiatan selama empat pekan sejak Rabu (25/3/2020) hingga 21 April. Keputusan menutup parlemen ini menjadi pertama di Eropa. Meskipun Italia, Jerman dan Spanyol memiliki menerapkan langkah-langkah social distancing di parlemen, mereka tidak menutup kegiatan sama sekali.

 

Update Kasus dan Korban Jiwa Virus Corona
Negara/AreaJumlah Kasus TerbanyakJumlah Korban Jiwa
China81.2183.281
Italia74.3867.503
Amerika Serikat65.652931
Spanyol49.5153.647
Jerman37.323206
Iran27.0172.077
Prancis25.2331.331
Swiss10.897153
Inggris9.529465
Korea Selatan9.137126

Sumber: worldometers

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top