Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kota Tegal Terapkan Lockdown Corona 30 Maret-30 Juli, Warga tak bisa Mudik

Penerapan lockdown (penutupan) oleh Kota Tegal dipastikan akan membuat warga Kota Tegal di perantauan tak bisa mudik ke kampung halaman. Begitu pula dengan nasib warga perantauan yang berada di Kota Tegal. Sekalian bisa keluar Tegal, mereka tidak bisa masuk kembali.
Sutarno
Sutarno - Bisnis.com 26 Maret 2020  |  21:42 WIB
Peta Kota Tegal. Foto: Google Maps
Peta Kota Tegal. Foto: Google Maps

Bisnis.com, JAKARTA - Penerapan lockdown (penutupan) oleh Kota Tegal dipastikan akan membuat warga Kota Tegal di perantauan tak bisa mudik ke kampung halaman.

Begitu pula dengan nasib warga perantauan yang berada di Kota Tegal. Sekalian bisa keluar Tegal, mereka tidak bisa masuk kembali.

Kemarin, Rabu (25/3/2020), Wali Kota Tegal Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengumumkan rencana lockdown tersebut melalui pernyataan resmi, yang dipublikasikan melalui akun Youtube Resmi Pemkot Tegal.

"Ini demi keselamatan semua. Kami rencanakan tutup mulai 30 Maret hingga 30 Juli," ujarnya.

Simak penjelasan lengkapnya dari video berikut ini.

Menurut dia, semua titik masuk ke Kota Tegal akan ditutup dengan beton MBC (movable concrete barrier) untuk memastikan agar MBC beton itu tak digeser-geser oleh orang yang memaksakan diri masuk Kota Tegal

"MBC Beton beratnya satu saja bisa dua ton, sehingga masyaralat tak bisa menggesernya," lanjur Dedy.

Lalu bagaimana untuk Anda yang dari Jakarta akan melakukan menuju Kota di Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Jawa Timur yang melalui Tol Trans Jawa.

Dedy menegaskan penutupan hanya untuk jalan masuk Kota Tegal.

"Menutup seluruh pintu masuk ke kota Tegal, sedangkan untuk jalan provinsi dan jalan nasional tetap dibuka," ujarnya.

Pemberlakuan lockdown itu dipicu oleh satu pasien positif Corona yang dirawat di RSUD Kardinah Kota Tegal.

Kepastian satu pasien positif Corona didapat dari hasil tes laboratorium yang dikirimkan Selasa (24/3/2020).

"Pasien seorang pria berusia 34 tahun warga Slerok, Kecamatan Tegal Timur," lanjutnya.

Pria itu baru pulang dari Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Dari Jakarta, pria itu melanjutkan perjalanan ke Kota Tegal menggunakan Kereta Api.

Tiba di Kota Tegal pada Senin (16/3/2020) pukul 02.00 WIB, pasien merasa sakit dan demam, sehingga secara sadar tidak langsung pulang tetapi langsung ke RSUD Kardinah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tegal Virus Corona covid-19 lockdown
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top