Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

AS Tuduh China Tutupi Informasi Penting Soal Corona

Pompeo mengatakan bahwa Partai Komunis yang berkuasa di China masih menutupi informasi yang diperlukan dunia untuk mencegah penyebaran lebih jauh  Covid-19.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 25 Maret 2020  |  15:35 WIB
Menlu AS Mike Pompeo - Bloomberg/Andrew Harrer
Menlu AS Mike Pompeo - Bloomberg/Andrew Harrer

Bisnis.com, WASHINGTON - Amerika menekan China untuk mengungkapkan apa yang mereka ketahui terkait virus Corona.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo pada Selasa (24/3/2020) mempertajam kritiknya terhadap cara China menangani wabah Corona.

Pompeo mengatakan bahwa Partai Komunis yang berkuasa di China masih menutupi informasi yang diperlukan dunia untuk mencegah penyebaran lebih jauh  Covid-19.

Dalam sebuah wawancara dengan program radio Washington Watch, Pompeo mengulangi tuduhan sebelumnya bahwa keterlambatan Beijing dalam berbagi informasi tentang virus itu telah menciptakan risiko bagi orang-orang di seluruh dunia dan mengatakan ini telah "benar-benar membahayakan ribuan nyawa."

"Kekhawatiran saya adalah bahwa penyembunyian ini, disinformasi yang dilakukan oleh Partai Komunis China ini, masih menyangkal dunia dari informasi yang dibutuhkan untuk mencegah kasus-kasus lebih lanjut atau sesuatu seperti ini agar tidak terulang lagi," tambah Pompeo.

Pompeo juga menuduh Iran dan Rusia melakukan kampanye disinformasi tentang virus tersebut.

"Kampanye disinformasi dari Rusia dan Iran serta China berlanjut," kata Pompeo. "Mereka menyebut ini berasal dari Angkatan Darat AS dan mereka mengatakan mungkin itu dimulai di Italia, semua hal untuk mengalihkan tanggung jawab."

Terlepas dari kritiknya yang kuat terhadap China, Pompeo menahan diri dari menyebut virus itu sebagai "virus China" atau "virus Wuhan," label yang membuat marah Beijing dan yang telah ia gunakan berulang kali.

"Waktunya akan tiba untuk saling tuduh," kata Pompeo, tetapi menambahkan penting bagi dunia untuk mengetahui sekarang apa yang sebenarnya terjadi.

"Ini adalah krisis global yang sedang berlangsung, dan kami perlu memastikan bahwa setiap negara saat ini transparan, berbagi apa yang sebenarnya terjadi, sehingga komunitas global, perawatan kesehatan global, komunitas penyakit menular dapat mulai mengerjakan ini dengan holistik," ujar Pompeo.

Pompeo, seorang kritikus gigih terhadap Beijing dan Partai Komunis, mengatakan "keputusan yang sangat penting" harus dibuat di masa depan tentang bagaimana hubungan AS-China dibangun.

Dia menambahkan bahwa tantangan rantai pasokan yang dihadapi Amerika Serikat adalah karena perusahaan "mengoperasikan rantai pasokan mereka dari China tetapi tidak di sini di Amerika Serikat."

Pompeo tidak memerinci, tetapi pejabat pemerintah AS mengatakan pekan lalu Gedung Putih sedang mempersiapkan perintah eksekutif untuk membantu merelokasi rantai pasokan medis dari China dan tempat lain di luar negeri ke Amerika Serikat di tengah wabah virus Corona.

Rencana AS itu telah memicu kekhawatiran di China dan di tempat lain, meskipun tidak jelas kapan Trump akan bertindak.

Pada briefing harian tentang gugus tugas virus Corona, Trump mengatakan Amerika Serikat "tidak boleh bergantung pada negara asing untuk sarana kelangsungan hidup kita sendiri."

"Tujuan kita untuk masa depan adalah memiliki obat-obatan Amerika untuk pasien Amerika, persediaan Amerika untuk rumah sakit Amerika ..." demikian dikutip Antara, Rabu (25/3/2020) dari Reuters. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china amerika serikat Virus Corona

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top