Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Erick: RT/RW Sangat Penting untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Ini sudah menjadi pandemi di seluruh dunia dan kita punya kekuatan sebagai bangsa yang saya yakini bisa kita lewati asal kita bergotong-royong.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 Maret 2020  |  15:36 WIB
Ruang instalasi gawat darurat di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. - Antara
Ruang instalasi gawat darurat di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri BUMN Erick Thohir berpandangan peran rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) dalam mencegah penyebaran virus corona (COVID-19) di lingkungan masing-masing sangat penting.

"Saya juga memohon dengan hormat untuk rekan-rekan media juga dapat membantu untuk mengingatkan semua [ketua] RT/RW, camat, bupati, kepala daerah, untuk mulai bergerak di zona-nya masing masing. Saya yakin para pimpinan daerah ini juga bisa mencegah penyebaran COVID-19," ujar Menteri Erick melalui video konferensi di Jakarta pada Selasa (24/3/2020).

Dia mengutarakan dengan pencegahan secara bergotong-royong dari berbagai elemen masyarakat, maka diharapkan penyebaran COVID-19 dapat dicegah.

"Ini sudah menjadi pandemi di seluruh dunia dan kita punya kekuatan sebagai bangsa yang saya yakini bisa kita lewati asal kita bergotong-royong dan berpadu. Ini yang harus digulirkan dan masyarakat juga harus disiplin," ucapnya.

Menteri BUMN menyarankan agar orang dengan usia di atas 60 tahun untuk tetap berada di dalam rumah. Namun, bagi orang usia di bawah 60 tahun juga tetap disarankan berada di dalam rumah, terutama yang memiliki penyakit rentan seperti kanker, asma, atau diabetes. "Masing-masing juga harus bisa menjaga diri."

Saat ini, lanjut Erick, pemerintah sudah mengoperasikan Wisma Atlet sebagai rumah sakit darurat COVID-19 dalam rangka meminimalisasi kesulitan di rumah sakit rujukan.

"Keberadaan Wisma Atlet ini bukan gaya-gayaan, tetapi ini salah satu terobosan yang dilakukan oleh Presiden untuk memastikan ketika ada kesulitan di lapangan, banyak rumah sakit yang sudah penuh, maka ada alternatif lain," ujarnya.

Dia mengaku risau jumlah pasien di Wisma Atlet bertambah. Dari semula 21 pasien menjadi 102 pasien.

Erick menyampaikan pihaknya akan terus berupaya logistik di Wisma Atlet, baik makanan maupun keperluan untuk medis, harus siap.

"Oleh karena itu kami meminta seluruh elemen masyarakat tidak saling menyalahkan, tetapi mulai bergerak masing-masing di wilayahnya yang terkecil. Dengan gotong-royong Insyaallah kita bisa lewati ini semua," ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

erick thohir Virus Corona covid-19

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top