Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

5 Pasien Dalam Pengawasan Corona Meninggal di RS Hasan Sadikin Bandung

Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal bertambah.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 24 Maret 2020  |  10:35 WIB
Petugas medis memeriksa kesiapan alat di ruang ICU Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo yang telah melakukan peninjauan tempat ini memastikan bahwa rumah sakit darurat ini siap digunakan untuk karantina dan perawatan pasien Covid-19. Wisma Atlet ini memiliki kapasitas 24 ribu orang, sedangkan saat ini sudah disiapkan untuk tiga ribu pasien. ANTARA FOTO/Kompas/Heru Sri Kumoro - Pool
Petugas medis memeriksa kesiapan alat di ruang ICU Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo yang telah melakukan peninjauan tempat ini memastikan bahwa rumah sakit darurat ini siap digunakan untuk karantina dan perawatan pasien Covid-19. Wisma Atlet ini memiliki kapasitas 24 ribu orang, sedangkan saat ini sudah disiapkan untuk tiga ribu pasien. ANTARA FOTO/Kompas/Heru Sri Kumoro - Pool

Bisnis.com, BANDUNG - Rumah Sakit Umum Pusat dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung mengumumkan perkembangan kasus pasien terkait virus corona di tempatnya, Senin malam 23 Maret 2020.

Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal bertambah.

“Jadi secara keseluruhan PDP yang meninggal di RSHS sampai saat ini berjumlah lima orang,” kata Direktur Perencanaan Organisasi dan Umum RS Hasan Sadikin, M. Kamaruzzaman lewat rekaman video, Senin (24/3/2020) malam.

Pasien terbaru yang meninggal itu disebutkan seorang lelaki berusia 47 tahun. Waktu meninggalnya Minggu (22/3/2020), pukul 15.46 WIB. Identitas, riwayat perjalanan, dan lokasi tinggal pasien tidak disebutkan.

Hingga Senin 23 Maret 2020 pukul 18.00, kata Kamaruzzaman, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah 10 dibanding kemarin hingga sekarang total menjadi 27 orang di ruang isolasi.

 “Untuk PDP yang positif untuk saat ini belum ada penambahan sehingga tetap berjumlah tujuh orang,” ujarnya.

Adapun PDP yang terkonfirmasi positif dan sembuh serta telah menjalani perawatan di RSHS Bandung berjumlah dua orang, yaitu laki-laki berusia 31 tahun dan perempuan 17 tahun.

Sementara, orang dalam pemantauan (ODP) yang diperiksa RSHS masih bertambah oleh 33 pasien baru hingga totalnya kini berjumlah 222 orang.

RSHS Bandung merupakan salah satu rumah sakit rujukan pasien dalam pengawasan di Jawa Barat. Mengutip data terbaru dari Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Provinsi Jawa Barat, Senin (23/3/2020), hingga pukul 15.30, jumlah warga yang positif corona 59 orang.

Pasien yang sembuh lima orang, sementara yang meninggal sembilan orang. Jumlah total pasien dalam pengawasan (PDP) 385 orang, di mana 292 orang masih dalam pengawasan, sisanya 93 orang dinyatakan selesai pengawasan.

Adapun jumlah orang dalam pemantauan (ODP) yang masih proses pemantauan 1.404 orang dari total 2.519 orang, sisanya telah selesai pemantauan.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pasien Virus Corona

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top