Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

3 dari 5 Kasus Positif Corona Kepri dari Batam, Pasien Terbaru pernah ke Jakarta

Satu pasien positif COVID-19 di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali terkonfirmasi pada Senin (23/3) hari ini. Dengan demikian jumlah pasien positif COVID-19 di Batam bertambah menjadi 3 kasus, di mana satu di antaranya (pasien pertama)  meninggal pada Minggu (22/3/2020).
Bobi Bani
Bobi Bani - Bisnis.com 23 Maret 2020  |  20:12 WIB
Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam, Amsakar Achmad, saat menjelaskan riwayat perjalanan pasien positif Covid-19 pada Senin (23/3/2020). - Bisnis/Bobi Bani.
Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam, Amsakar Achmad, saat menjelaskan riwayat perjalanan pasien positif Covid-19 pada Senin (23/3/2020). - Bisnis/Bobi Bani.

Bisnis.com, BATAM - Satu pasien positif COVID-19 di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali terkonfirmasi pada Senin (23/3) hari ini. Dengan demikian jumlah pasien positif COVID-19 di Batam bertambah menjadi 3 kasus, di mana satu di antaranya (pasien pertama)  meninggal pada Minggu (22/3/2020).

Data yang dilontarkan Juru Bicara Penanganaan Covid-19 Achmad Yurianto per Senin (23/3/2020), pasien Positif di Kepri berjumlah 5 orang. Dengan demikian 60 persen pasien positif Corona di Kepri berada di Batam.

Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Batam, Amsakar Achmad menjelaskan, pasien terbaru ini adalah seorang laki-laki berusia 47 tahun. Saat ini ia telah menjalani proses isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, Batu Aji, Batam.

Adapun riwayat perjalanan pasien positif COVID-19 terbaru ini, meliputi Kota Batam dan beberapa daerah di Jakarta sejak 9 Maret hingga 12 Maret 2020 ini.

Ia bertolak dari Batam menuju Jakarta pada 9 Maret melalui Bandara Hang Nadim Batam menuju Jakarta dan langsung menginap di salah satu hotel di sana.

Pada 10 Maret, ia menghadiri acara pembangunan kapal di kawasan Tanjung Periok, Jakarta Utara; mengunjungi perusahaan pembuatan kapal tak jauh dari lokasi; dan dilanjutkan meeting dengan pihak perusahaan hingga pukul 16.30 WIB.

Setelah itu, ia kembali ke kantornya di Kawasan Pancoran dan meninggalkan kantor pukul 20.00 WIB untuk tidur di hotel. Selanjutnya pada 11 Maret, ia bertandang ke Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjenhubla), di sana ia meeting hingga pukul 12.00 WIB.

Setelah itu ia bertemu klien di kawasan CBD mulai pukul 13.00 WIB hingga Pukul 15.00 WIB. Ia kemudian makan di kawasan Pluit; kembali ke kantor pukul 17.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB; dan kembali lagi ke hotel.

Pada Kamis 12 Maret pukul 09.05 WIB yang bersangkutan terbang ke Batam dan tiba pukul 11.00 WIB. Ia memperbaiki plafon kamar mandi di rumahnya, saat itu ia menghirup udara pengap dan berbau.Dan sehari setelahnya, atau pada 13 Maret, ia mengeluh tenggorokannya gatal dan kurang fit saat kena matahari setelah solat jumat.

"Kondisi itu berlanjut hingga Sabtu (14/3) dimana ia mengaku meriang. Malamnya yang bersangkutan meminum obat penurun demam dan langsung tidur hingga pagi. Saat bangun, kondisinya sudah ringan dan dapat olahraga," kata Amsakar menjelaskan.

Pada 16 Maret, ia kembali demam dan memeriksakan diri di fasilitas kesehatan di dekat rumahnya. Keesokan harinya ia kembalu berobat di salah satu rumah sakit, saat itu ia ditempatkan di ruang isolasi UGD, dilakukan proses diagnostik rongent dan cek laboratorium, kemudian diizinkan pulang.

Pada 18 Maret, kondisinya belum juga membaik, sehingga ia dibawa ke RSUD Embung Fatimah dan langsung dirawat di di ruang isolasi. Saat itu pengambilan sampel swap dilakukan mengingat gejala yang muncul mengarah pada pneoumonia yang masuk dalam PDP COVID-19.

"Selanjutnya pada Senin 23 maret hasil tes Labiratoium keluar, ia dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19. Saat ini dilakukan proses kontak treecing dengan semua yang ditengarai. Jumlahnya berapa banyak belum ada," kata Amsakar lagi.

Sampai hari ini, total jumlah PDP di Batam ada 32 orang, dimana sudah diambil sampel pada 31 orang, proses laboratorium sebanyak 7 orang, dan negatif COBID-19 sebanyak 22 orang.

Sementara untuk Kepri sendiri, jumlah PDP sebanyak 55 orang, sudah diambil sampel sebanyak 51 orang, 7 tengah proses laboratorium, negatif sebanyak 34 orang, dan dengan tambahan satu kasus di Batam hari ini, maka jumlah pasien positif COVID-19 di Kepri ada 5 orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batam Virus Corona covid-19
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top