Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jaga Perekonomian, Pemerintah Minta Dana Desa Dioptimalkan

Langkah itu diambil supaya bisa menjaga kesinambungan ekonomi di desa saat melonjaknya penyebaran virus Corona (Covid-19) di Indonesia.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 21 Maret 2020  |  12:50 WIB
Petani memanen padi di areal persawahan kawasan Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (22/1/2019). - Bisnis/Rachman
Petani memanen padi di areal persawahan kawasan Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (22/1/2019). - Bisnis/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi mengimbau pemerintah setempat bisa menggunakan Dana Desa yang sudah cair untuk penunjang kegiatan padat karya tunai bagi masyarakat agar perekonomian bisa tetap bergerak.

Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi Taufik Madjid mengatakan dana desa yang sudah cair dapat digunakan sebagai giat padat karya tunai. Taufik menuturkan langkah itu diambil supaya bisa menjaga kesinambungan ekonomi di desa saat melonjaknya penyebaran virus Corona (Covid-19) di Indonesia.

“Skema upah pekerja dibayar harian untuk menjaga ekonomi masyarakarat di tengah ekonomi yang makin sulit,” kata Taufik saat menyampaikan keterangan pers di gedung Graha Badan Nasional Penanggulanan Bencana (BNPB), Jakarta, pada Sabtu (21/3/2020).

Ihwal pencegahan dan penanganan Covid-19, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) telah mengeluarkan Permendesa No. 11/2019 tentang Pedoman Prioritas Penggunaan Dana Desa 2020. Secara eksplisit, Dana Desa bisa digunakan untuk langkah pencegahan di bidang pelayanan sosial dasar khususnya bidang pelayanan masyarakat desa.

Dia mengimbau seluruh jajaran pemerintah desa untuk mempercepat menyiapkan seluruh dokumen persyaratan pencairan dana desa. Tahun ini, kebijakannya ditransfer dari kas umum negara ke rekening umum kas desa.

“Banyak syarat yang belum dipenuhi segera untuk dipenuhi supaya Dana Desa cepat dicairkan dan digunakan secara optimal untuk padat kerja penduduk desa,” ujarnya.

Dalam kebijakan padat karya tunai di desa, untuk tahun ini, tahap pertama pencairannya sebesar 20 persen atau kurang lebih Rp.22,8 triliun dana desa yang didistribusikan kepada 33 provinsi, 434 kabupaten dan kota di 74.945 desa seluruh Indonesia.

“Hal lain yang kami titipkan adalah kerjasama dan kordinasi yang baik dijajaran pemerintah desa dan Perencanaan Pembangunan Desa [PPD] dengan tetap berkordinasi dengan pemerintah kabupten atau kota dinas terkait untuk mempersiapakan sewaktu-waktu diperlukan mekanisme perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa,” ucapnya.

Pemerintah mencatat adanya penambahan 60 kasus baru pasien positif Corona di Indonesia. Sehingga total pasien terkonfirmasi Covid-19 menjadi 369 orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona dana desa
Editor : Rio Sandy Pradana
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top