Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Indonesia Belum Pilih Lockdown, Ini Alasannya

Indonesia memilih untuk belum melakukan kebijakan lockdown atau isolasi. Hal itu disampaikan Prof Wiku Adisasmito, Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dalam keterangannya, Rabu (15/3/2020).
Saeno, Rayful Mudassir
Saeno, Rayful Mudassir - Bisnis.com 18 Maret 2020  |  10:29 WIB
Prof Wiku Adisasmito, Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19. - BNPB
Prof Wiku Adisasmito, Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19. - BNPB

Bisnis.com, JAKARTA - Indonesia memilih untuk belum melakukan kebijakan lockdown atau isolasi. Hal itu disampaikan Prof Wiku Adisasmito, Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dalam keterangannya, Rabu (15/3/2020).

"Lockdown belum diambil karena artinya membatasi satu wilayah atau daerah dan itu memiliki dampak ekonomi, sosial dan keamanan, maka dari itu kebijakan itu belum bisa diambil saat ini, social distancing adalah yang paling efektif," ujar Wiku dalam pernyataan yang sampaikan secara live,

Wiku menyebutkan salah satu pertimbangan Indonesia belum melakukan lockdown adalah banyaknya orang yang bekerja dengan mengandalkan upah harian. "Itu yang jadi kepedulian pemerintah supaya aktivitas ekonominya bisa berjalan, dengan lockdown aktivitas ekonomi sulit dan secara ekonomi berbahaya," ujarnya.

Sementara itu Koordinator  Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dalam salah satu pernyataannya menyebutkan pemerintah daerah sebelum mengambil keputusan harus membentuk gugus tugas daerah terlebih dahulu dan memperhatikan kepentinan daerah lain.

Soal gugus tugas daerah dan koordinasi juga ditekankan Mendagri Tito Karnavian.

Saat berita ini dibuat, konferensi pers perkembangan penanganan virus Corona masih berlangsung dan bisa dipantau melalui saluran Internet. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lockdown
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top