Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemprov Jatim Siapkan 112 Bed Ruang Isolasi Corona di Rumah Sakit Jiwa

Ini merupakan langkah kuratif yang disiapkan Pemprov Jawa Timur guna menangani wabah corona. Ruang isolasi ini sudah siap, tinggal menunggu pemasangan penyejuk udara, ventilator, dan negatif presurre.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 18 Maret 2020  |  09:41 WIB
Ilustrasi-Seorang petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Entikong mengukur suhu tubuh pelintas batas yang hendak ke Malaysia di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Jumat (13/3/2020). - ANTARA/AGUS ALFIAN
Ilustrasi-Seorang petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Entikong mengukur suhu tubuh pelintas batas yang hendak ke Malaysia di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Jumat (13/3/2020). - ANTARA/AGUS ALFIAN

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan 112 bed ruang isolasi di Rumah Sakit Jiwa Menur, Surabaya untuk mengantisipasi meluasnya wabah virus Corona (Covid-19). Selain di Rumah Sakit Jiwa Menur, sebanyak 20 bed ruang isolasi disiapkan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo Surabaya.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang meninjau kesiapan Rumah Sakit Jiwa Menur, mengatakan bahwa ruang isolasi sudah bisa digunakan. Rumah sakit, kata dia, tinggal menunggu pemasangan penyejuk udara, ventilator, dan negatif presurre.

“Ini merupakan langkah kuratif yang disiapkan Pemprov Jawa Timur guna menangani wabah corona,” kata Khofifah Selasa sore, (17/3/2020) melalui keterangan tertulis.

Menurut dia, ruang isolasi di Rumah Sakit Jiwa Menur itu akan terintegrasi dengan RSUD Dr. Soetomo. Dua rumah sakit itu didukung tenaga medis yang sudah ahli di bidang infeksi dan paru, yaitu tim Penyakit Infeksi Emerging dan Re-Emerging (Pinere).

Dengan adanya ruang isolasi tambahan itu, kata Khofifah, masyarakat yang membutuhkan isolasi mandiri tapi tidak memungkinkan untuk mengisolasi diri di rumah, bisa dilayani menggunakan ruangan tersebut. Khofifah berharap penyediaan fasilitas tambahan itu mampu menekan penyebaran virus.

“Andai ada warga yang setelah swab butuh dilakukan penanganan isolasi mandiri, tapi misalnya di rumahnya banyak tamu dan lain-lain sehingga tidak memungkinkan mengisolasi secara mandiri, maka bisa dilakukan isolasi di sini,” katanya.

Khofifah menuturkan Jawa Timur terus melakukan langkah antisipatif, baik preventif dengan upaya pencegahan maupun persiapan layanan kuratif pengobatan dan penanganan di 41 rumah sakit rujukan pertama dan 3 rumah sakit rujukan utama. “Insya Allah di Jatim kami siapkan tenda sebelum hujan, dalam artian kami melakukan langkah preventif yang cukup komprehensif dengan tenaga medis dan expert yang memadai,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19

Sumber : Tempo

Editor : Andya Dhyaksa
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top